Jakarta – PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (Bank Kalteng) telah memiliki Blueprint Bank Kalteng 2025. Blueprint tersebut terdiri atas empat aspek, yakni Customer Experience, Operational Excellence, New Business Model, dan Human Resources & Leadership. Empat aspek dalam Blueprint Bank Kalteng 2025 ini akan diwujudkan dalam rentang waktu tahun 2021 sampai dengan 2025.
Selain itu, empat aspek ini akan diimplementasikan oleh kelompok pengembangan digital sebagai tim percepatan yang akan berkolaborasi dengan divisi-divisi yang terdapat di Bank Kalteng. “Bank kalteng memulai, dan mulai dengan start yang cukup baik dengan mengeluarkan M-Banking. Selanjutnya, kami akan menggunakan produk-produk fintech yang lain untuk mengisi M-Banking kami. Sehingga, kami sejajar dengan bank-bank yang besar lainnya. Meski kami masih merupakan Bank BUKU II, tapi kami dapat setara dengan Bank-Bank BUKU III,” ujar Yayah Diasmono, Direktur Utama Bank Kalteng, kepada Infobank, Senin, 25 Oktober 2021 lalu.
Sementara itu, dari tahun ke tahun, Bank Kalteng selalu memperbarui rencana bisnisnya. Pada periode tahun 2021-2023, rencana bisnis Bank Kalteng telah disusun berdasarkan sasaran strategis secara seksama dengan mempertimbangkan visi dan misi bank sebagai cita-cita dan sumber inspirasi yang ingin diwujudkan di masa yang akan datang.
Selanjutnya, hasil dan prestasi (kinerja) yang ingin dicapai pada periode sebelumnya untuk kemudian menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar dalam menyusun rencana kedepan, kemungkinan (peluang) yang dapat terjadi di masa depan dengan memperhatikan situasi perkembangan lingkungan usaha bank, serta kebijakan manajemen bank dalam menentukan garis besar tujuan, target-target keuangan dan strategi dasar perusahaan serta arahan strategis (strategic direction) yang diinginkan di masa depan.
Arah kebijakan dan langkah strategis ini diselaraskan dengan Corporate Plan yang disinergikan dengan program transformasi BPD, sehingga diharapkan berbagai inisiatif strategis yang menjadi prioritas dalam pelaksanaan program transformasi BPD dapat berjalan dan mencapai target yang diharapkan. (*) Ayu Utami
Poin Penting Fundamental perbankan awal 2026 tetap kuat dengan kredit tumbuh 9,96 persen yoy, DPK… Read More
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia BELAKANGAN ini berkembang… Read More
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) DI era serbakekinian, keberadaan teknologi… Read More
Poin Penting Momentum THR dapat dimanfaatkan untuk mulai investasi emas yang relatif stabil dan mudah… Read More
Poin Penting Rupiah sempat menembus Rp17.015 per dolar AS akibat kombinasi sentimen global, terutama eskalasi… Read More
Poin Penting Askrindo dan Bank BTN menandatangani kerja sama fasilitas kontra bank garansi dengan nilai… Read More