BRI Bidik Pertumbuhan Kredit Double Digit
Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) sedang mempersiapkan sejumlah strategi baru untuk memperkuat kinerja Perseroan. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyebutkan bahwa dua “mainan baru” tersebut adalah pengembangan bisnis Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dan layanan bullion (emas).
Hery menjelaskan, BRI berencana memperluas bisnis KKB, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Sinergi dengan anak usaha akan dimanfaatkan untuk mendorong skema joint financing serta membangun ekosistem consumer finance yang lebih kuat melalui BRI Finance.
Baca juga: BRI (BBRI) Umumkan Pembagian Dividen Interim pada Januari 2026
“Ada mainan baru ya buat BRI selama ini mungkin belum terlalu menjadi perhatian ya. Kami akan meningkatkan bisnis pembiayaan kendaraan bermotor, baik itu mobil dan sepeda motor,” kata hery dalam konferensi pers paparan kinerja BRI Triwulan III 2025, Kamis, 30, Oktober 2025.
Selain KKB, BRI juga akan meluncurkan bullion bank atau layanan bisnis emas sebagai bagian dari strategi diversifikasi usaha. Layanan ini akan dikelola oleh anak usaha BRI, yaitu Pegadaian, yang memiliki pengalaman lebih dari 124 tahun di bisnis emas.
Melalui super app Tring dan integrasi dengan BRImo, nasabah dapat membeli, mencicil, menabung, hingga mencetak emas secara mudah. Beberapa kantor cabang BRI juga akan disiapkan untuk mendukung bisnis bullion ini, termasuk rencana pemasangan ATM emas di lokasi strategis seperti pusat perbelanjaan
Baca juga: Kinerja Bullion Bank Terus Tumbuh Positif, Pegadaian Ungkap Prospek Jangka Panjang
“Pegadaian dalam waktu tidak terlalu lama akan memiliki ATM emas yang ditempatkan di tempat-tempat ramai, misalnya di mal dan sebagainya. Bagi nasabah yang sudah memiliki rekening Pegadaian dan juga sudah download aplikasi Tring bisa mencetak emas melalui ATM dengan berat yang sesuai dengan apa yang diinginkan,” pungkas Hery. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Bank OCBC NISP rencanakan buyback saham Rp1 miliar untuk remunerasi variabel manajemen dan… Read More
Poin Penting BGN siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait polemik menu MBG Ramadan. Anggaran bahan baku MBG ditetapkan Rp8.000–Rp10.000 per… Read More
Poin Penting Penerimaan kepabeanan dan cukai Januari 2026 tercatat Rp22,6 triliun (6,7 persen pagu APBN),… Read More
Poin Penting Presiden KSPN Ristadi meminta Presiden Prabowo membatalkan rencana impor 105 ribu kendaraan untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah gelontorkan insentif Ramadan–Lebaran Rp12,8 triliun untuk jaga daya beli dan dorong konsumsi.… Read More
Poin Penting Allo Bank membukukan laba bersih Rp574 miliar pada 2025, naik 23 persen yoy,… Read More