Ilustrasi: Gedung Kementerian BUMN/Erman Subekti
Jakarta – Beberapa pejabat Kementrian Badan Udaha Milik Negara (BUMN), akan dilantik hari ini oleh Menteri BUMN, Erick Thohir. Beberapa pejabat baru tersebut akan menempati posisi sebagai sekretaris kementerian, deputi, dan staf ahli.
Berdasarkan informasi yang diterima, beberapa pejabat yang dilantik hari ini, Selasa, 4 Febuari 2020 diantaranya yakni Susyanto, Carlo Brix Tewu, Nawal Nely dan Loto Srinaita Ginting.
Adapun untuk posisinya, Sekretaris Kementerian BUMN akan diisi oleh Susyanto, Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan diisi oleh Carlo Brix Tewu, Deputi Keuangan dan Manajemen Risiko diisi oleh Nawal Nely, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM dipegang oleh Loto Srinaita Ginting.
Keempatnya diangkat karena sebelumnya Erick Thohir telah mencopot Sekretaris Kementerian dan semua deputi pada November 2019 lalu.
Pencopotan itu sendiri sempat dibenarkan mantan Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Fajar Harry Sampurno.
“Semua Deputi dan Sesmen,” ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta, pada Senin, 18 November 2019 lalu.
Saat itu, Harry mengatakan telah menerima Keppres mengenai pemberhentian ini. Keppres itu telah diteken 14 November 2019.
Disisi lain, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga juga pernah menyampaikan keputusan yang dikakukan Kementrian BUMN merupakan hal yang wajar dalam penyegaran birokrasi. Sehingga Sesmen dan deputi yang dicopot tidak serta merta dihilangkan.
Terlebih, lanjut Arya, mantan sesmen dan deputi Kementerian BUMN berada dalam posisi tersebut dalam waktu yang relatif lama sehingga memerlukan penyegaran.
“Mereka akan jadi direksi di BUMN. Banyak yang memang punya pengalaman di bidang bisnis di korporasi, ya akan balik lagi (ke direksi BUMN),” ujar Arya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa, 19 November 2019. (*)
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More