Ekonomi dan Bisnis

Ini Dia Nama-Nama Calon Direksi BPJS Ketenagakerjaan

Jakarta – Panitia seleksi dewan direksi dan dewan pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (BPJamsostek) telah mengirimkan 14 nama calon jajaran direksi dan dewan pengawas kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dari ke-14 nama calon tersebut terdapat nama mantan Wakil Direktur Utama BNI, Anggoro Eko Cahyo hingga Corporate Secretary Jamkrindo Abdul Bari.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengungkapkan, nama-nama calon Dewan Direksi dan calon Anggota Dewan Pengawas tersebut telah diterima Presiden Jokowi dari Panitia Seleksi pada 15 Desember 2020 lalu.

“Untuk diketahui, Anggota Dewan Pengawas dan Anggota Dewan Direksi BPJS Kesehatan yang saat ini bertugas, masa jabatannya akan berakhir pada 19 Februari 2021,” kata Pratikno seperti dikutip melalui akun Youtube Kementerian Sekretariat Negara.

Tak hanya itu, Pratikno juga menyebutkan bahwa Presiden telah mengirimkan nama-nama calon angota Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan kepada DPR, dan sudah diterima Sekjen DPR pada 30 Desember 2020.

Sementara itu, untuk BPJS Kesehatan Panitia Seleksi telah menetapkan nama-nama calon Anggota Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan, yang terdiri dari beberapa unsur diantaranya mewakili unsur pemerintah, pekerja, pemberi kerja, dan tokoh masyarakat.

Berikut ke-14 nama calon dewan direksi BPJS Ketenagakerjaan yang akan dipilih Presiden Jokowi:

1. Anggoro Eko Cahyo, mantan Wakil Dirut BNI

2. Eko Nurgriyanto, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Banten

3. Abdul Bari, Corporate Secretary Jamkrindo

4. Achmad Hafiz, Deputi Direktur Bidang Pengawasan dan Pemeriksaan BPJS Ketenagakerjaan

5. Pepen Supendi Almas, Deputi Direktur Wilayah Sumbar Riau BPJS Ketenagakerjaan

6. Abdur Rahman Irsyadi, Deputi Direktur Bidang Human Capital BPJS Ketenagakerjaan

7. Imam Syafi’i Toha, Team Leader / Direktur Kepesertaan BP TAPERA

8. Edwin Michael Ridwan, SVP Investasi Pasar Modal dan Pasar Uang PT. Taspen (Persero)

9. Zainudin, Deputi Direktur Bidang Kepesertaan, Korporasi dan Institusi BPJS Ketenagakerjaan

10. Joko Santosa, CEO Asatu Corporation

11. Pramudya Iriawan Buntoro, Deputi Direktur Bidang Aktuaria BPJS Ketenagakerjaan

12. Roswita Nilakurnia, Direktur Keuangan, SDM, Umum PT. Pulo Mas Jaya

13. Halim Gunawan, Presiden Direktur PT. Milliman Indonesia

14. Asep Rahmat Suwandha, ASN KPK

Berikut nama-nama calon Anggota Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan:

Unsur Pemerintah:

1. Muhammad Iswandi Hari, ASN Kemnaker

2. Muhammad Zuhri, ASN Kemnaker

3. Kushari Supriyanto, ASN Kemenkeu

4. Firmansyah N. Nazaroeddin, ASN Kemenkeu.

Unsur Pekerja:

1. Soeharjono, Tim Asistensi Menteri Ketenagakerjaan

2. Yayat Syariful Hidayat, Wiraswasta

3. Elias Hamonangan, Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial PN Pekanbaru

4. Agung Nugroho, Komisaris PT. Jamkrida Jatim

Unsur Pemberi Kerja:

1. Subchan Gatot, Karyawan Swasta

2. Sumarjono Saragih, Pengusaha

3. Muhammad Aditya Warman, Dewas BPJS Ketenagakerjaan 2016-2021

4. Agus Dwijanto, Kopkar PT. Astra Honda Motor

Unsur Tokoh Masyarakat:

1. Yanuar Rizky Nuh, eks Komisaris Independen PT Pupuk Indonesia (Persero)

2. Muhammad Iman Nuril Hidayat Budi Pinuji, Direktur LPS

Suheriadi

Recent Posts

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

33 mins ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

42 mins ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

58 mins ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

1 hour ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

4 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

4 hours ago