Perbankan

Ini Dia Keuntungan Penggunaan Produk Rintis

Jakarta – PT Rintis Sejahtera (Rintis) sebagai perusahaan yang bergerak di bidang inter koneksi dan digital banking telah membantu banyak lembaga keuangan untuk mengefisienkan proses bisnis yang ada.

Korporasi pun dewasa ini banyak dituntut untuk melakukan digitalisasi. Digitalisasi yang tidak hanya dilakukan untuk kalangan internal perusahaan, namun juga untuk eksternal, seperti dari korporasi ke konsumen atau antar korporasi.

Kebutuhan korporasi akan digitalisasi tersebut dapat dipenuhi melalui beragam produk Rintis. Beragam produk Rintis yang tergabung di dalam brand “Jaringan Prima” akan mendukung transformasi perusahaan dari sisi jaringan teknologi digital.

Sebagai contoh yakni produk Prima Debit yang memberikan kemudahan transaksi pembayaran melalui semua mesin EDC yang terdapat di seluruh Indonesia. Sebuah institusi atau korporasi akan mendapatkan efisiensi bisnis dari penggunaan produk Prima Debit.

Di samping itu, ada pula layanan Prima QRIS yang akan memberikan kemudahan dalam bertransaksi kepada korporasi dan konsumen dengan metode QR Code melalui QRIS (QR Code Indonesian Standard) di seluruh Indonesia. Perusahaan akan mendapatkan kemudahan untuk menarik dan mengumpulkan data transaksi yang sudah terintegrasi dengan sistem QRIS.

Di luar itu, masih ada lagi Prima Transaksi Internasional yang menyediakan kemudahan transaksi ATM lintas negara melalui jaringan APN (Asian Payment Network), dan banyak lagi lainnya. (*) Steven

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Bank Panin Bukukan Laba Bersih Rp2,87 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Bank Panin mencatatkan laba bersih Rp2,87 triliun, naik tipis 0,13 persen yoy, ditopang… Read More

38 mins ago

Penerimaan Pajak Digital Tembus Rp47,18 Triliun di Januari 2026

Poin Penting DJP mencatat penerimaan pajak ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun hingga Januari 2026, didominasi… Read More

1 hour ago

Bank Jateng Rombak Direksi, Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut

Poin Penting RUPST Bank Jateng mengangkat Bambang Widiyatmoko sebagai Direktur Utama, menggantikan Irianto Harko Saputro.… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Stagnan di Level 8.235, Saham MSIN, WMUU, dan INCO Jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup stagnan di zona hijau pada level 8.235,48, dengan 341 saham menguat,… Read More

2 hours ago

BI Beberkan Biang Kerok Kredit Perbankan Seret

Poin Penting Bank Indonesia menilai kredit terhambat suku bunga masih tinggi dan special rate deposan… Read More

3 hours ago

Andalkan 2 Kawasan Ini, Paramount Land Incar Target Penjualan Rp5,5 T di 2026

Poin Penting Target penjualan Rp5,5 triliun pada 2026 ditopang Paramount Gading Serpong dan Paramount Petals.… Read More

3 hours ago