Moneter dan Fiskal

Ini Alasan DPR Pilih Filianingsih Jadi Deputi Gubernur

Jakarta – Komisi XI DPR RI memilih Filianingsih Hendrata sebagai Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) hari ini, Senin (13/2). Wakil Ketua Komisi XI, Amir Uskara mengaku, terdapat beberapa alasan mengapa Komisi XI memilih Fili. Salah satunya, Fili dinilai sangat menguasai urusan moneter dan sistem pembayaran.

“Itu yang sedang dibutuhkan BI. Jadi teman-teman akhirnya sepakat secara aklamasi memilih bu Fili untuk jadi Dewan Gubernur,” kata Amir kepada media di Kompleks Parlemen, Senin, 13 Februari 2023.

Tak hanya itu, Fili juga memiliki segudang pengalaman dan prestasi. Bahkan, dia pernah menduduki seluruh departemen di Bank Indonesia. Dengan terpilihnya Fili, diharapkan mampu meningkatkan kinerja Bank Indonesia dalam mengatur stabilitas perekonomian Indonesia. 

Di sisi lain, Amir memastikan Komisi XI akan memproses hasil aklamasi yang akan diproses sampai ke pimpinan.

Ditemui terpisah, Anggota Komisi XI, Eriko Sotarduga mengatakan, bahwa Filianingsih berjanji untuk mendorong digitalisasi di sistem pembayaran salah satunya melalui QRIS. Menurutnya, dengan digitalisasi tidak hanya menguntungkan kalangan menengah atas sajat, tetapi juga menguntungkan kalangan bawah. 

“Tentu sangat membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia. Bahkan tadi ditawarkan finalisasinya di Arab Saudi. Hal ini membantu sehingga tercipta komunitas yang terintegrasi,” jelas Eriko.

Seperti diketahui, dalam fit and proper test calon Deputi Gubernur BI, Filianingsih memang menjanjikan bahwa jemaah umrah nantinya tidak perlu susah-susah membawa uang tunai dan hanya perlu membawa handphone saat berbelanja di Arab Saudi. Sebab, BI akan terus memperluas implementasi penggunaan QRIS.

“Ada dua program kita mensinergikan QRIS dengan inisiatif pemerintah baik gerakan bangga buatan Indonesia, gerakan bangga berwisata di Indonesia saja atau P2DD tadi percepatan dan perluasan ke Tiongkok dan ke Saudi Arabia. Jadi bapak, ibu, nantinya hopefully, kalau pergi umrah, pergi haji tidak perlu membawa riyal lagi cukup membawa handphone asal saldonya diisi,” kata Fili di Komisi XI DPR. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

3 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

3 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

5 hours ago