Ilustrasi: Pembayaran dividen tunai. (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah mencatat lima sektor saham yang membagikan dividen terbesar kepada para pemegang sahamnya di sepanjang 2024.
Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat, mengatakan bahwa, sektor yang paling banyak membagikan dividen pada tahun ini adalah sektor energi, khususnya tambang batu bara yang tercatat membagi dividen senilai Rp75,60 triliun.
Lalu, sektor kedua yang berhasil menyetorkan dividen terbanyak berasal dari keuangan, terutama industri bank yang sebesar Rp60,53 triliun.
“Yang paling banyak memberikan dividen adalah sektor energi dan tambang, jadi coal itu Rp75,60 triliun. Kemudian sektor financial perbankan itu Rp60,53 triliun,” ucap Samsul dalam Konferensi Pers dikutip, 31 Desember 2024.
Sementara, tiga sektor lainnya adalah sektor industrial khususnya multi-sector holdings sebesar Rp9,41 triliun, sektor infrastruktur integrated telecommunication services senilai Rp7,36 triliun, dan terakhir sektor infrastruktur wireless telecommunication services Rp4,27 triliun.
Baca juga: ADRO Tebar Dividen Interim Rp3,22 Triliun, Simak Jadwalnya!
Baca juga: Bayan Resources Bagikan Dividen Interim Rp4,75 Triliun, Cek Jadwalnya
“Jadi ini adalah catatan kami terkait sektor-sektor mana yang cukup banyak memberikan dividen sepanjang tahun 2024 dibandingkan tahun 2023,” imbuhnya.
Adapun, dari sisi emiten dengan pembagian dividen terbesar tahun ini berdasarkan indek IDX High Dividen 20 (IDXHIDIV20), antara lain:
Editor: Galih Pratama
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More