Ilustrasi: Kantor Asuransi Jiwasraya. (Foto: Erman Subekti).
Jakarta – Kasus skandal PT Asuransi Jiwasraya (Persero) memasuki babak baru, setelah ditemukannya tersangka baru oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
Tidak tanggung-tanggung, Kejagung bahkan mengumumkan ada 13 korporasi besar yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Adapun 13 perusahaan itu yakni:
1 DMI (PT Danawibawa Manajemen Investasi atau Pan Arkadia Capital)
2 OMI (PT OSO Manajemen Investasi)
3 PPI (PT Pinacle Persada Investasi)
4 MD (PT Milenium Danatama)
5 PAM (PT Prospera Aset Manajemen)
6 MNCAM (PT MNC Aset Manajemen)
7 MAM (PT Maybank Aset Manajemen)
8 GC (PT GAP Capital)
9 JCAM (PT Jasa Capital Aset Manajemen)
10 PA (PT Pool Advista)
11 CC (PT Corina Capital)
12 TII (PT Trizervan Investama Indonesia)
13 SAM (PT Sinarmas Aset Manajemen).
Seperti diketahui, sebelumnya ada 6 tersangka yang diduga terlihat dalam skandal Jiwasraya, yakni Direktur Utama PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro, Komisaris Utama PT Trada Alam Mineral Tbk, Heru Hidayat, Direktur Keuangan Jiwasraya periode Januari 2013-2018, Hary Prasetyo, Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018, Hendrisman Rahim, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya, Syahmirwan, serta Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto.
“Tim Penyidik Jampidsus menyampaikan perkembangan penyidikan dalam dugaan tindak pidana korupsi di Jiwasraya. Tindak pidana yang disangkakan Diatur di Pasal 2 subsider pasal 3 UU 31 1999 jo uu 20 tahun 2001 tentang Tipikor,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono, Kamis, 25 Juni 2020. (*)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol menggunakan satu kartu e-Toll yang sama saat… Read More