Ilustrasi: Nilai investasi pembangunan IKN sudah mencapai Rp35 triliun/istimewa
Jakarta – PT Pertamina (Persero) akan melakukan pengembangan Pertamina Sustainable Energy Center (Pusat Energi Berkelanjutan) di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Selain menyokong target Net Zero Emission (NZE) Pemerintah Indonesia, diharapkan Pusat Energi Berkelanjutan bisa berperan lebih besar. Termasuk diantaranya, melakukan pengkaderan terhadap para calon pemimpin energi berkelanjutan.
“Di sinilah letak strategisnya Pertamina Sustainable Energy Center. Bahkan ke depan sebaiknya juga difungsikan sebagai sustainable leadership training center atau semacam Lemhannas-nya energi baru terbarukan (EBT). Tetapi dalam hal ini khusus mengkader calon pemimpin di bidang energi berkelanjutan,” ujar Pakar ekonomi lingkungan IPB University Aceng Hidayat dikutip 26 September 2023.
Baca juga: Jokowi: Pembangunan IKN Wujud Pemerataan Ekonomi Indonesia
Pengkaderan tersebut, jelas Aceng, bisa menyasar para praktisi, calon pemimpin, dan calon pejabat di BUMN. Hal ini penting, karena para CEO, calon pejabat, calon menteri, calon anggota DPR, dan sebagainya, membawa peraturan perundang-undangan dan kebijakan. Sehingga mau tidak mau, mereka harus memiliki wawasan lingkungan.
“Para kader tersebut harus mendapat sertifikat sustainability. Pertamina jadi leading sector -nya,” tegas Aceng.
Tidak hanya itu, Aceng juga berharap, Pusat Energi Berkelanjutan bisa menjadi pusat riset EBT dan mempersiapkan SDM yang unggul. Selain itu, tentu saja diharapkan bisa menghasilkan produk alternatif EBT. Terkait hal ini, Aceng menyebut solar panel sebagai yang paling memungkinkan untuk diproduksi, dibandingkan angin dan sebagainya.
“Kalau menggunakan teknologi luar, solar panel kan mahal. Saatnya Pertamina bekerja sama, mungkin dengan LEN Bandung untuk bahu-membahu secara nasional segera membuat solar panel produksi dalam negeri,” ucap Aceng.
Baca juga: Sri Mulyani Sudah Gelontorkan Rp6,4 Triliun untuk IKN
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) memang menjalin kerja sama dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) untuk mengembangkan Pertamina Sustainable Energy Center (Pusat Energi Berkelanjutan) di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Pertamina dengan OIKN di lokasi pembangunan IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akhir pekan lalu.
Kawasan Pertamina Sustainable Energy Center akan dilengkapi sejumlah fasilitas, antara lain Pertamina Sustainability Academy, Pertamina Training Institute, dan Pertamina Research and Innovation Center for Sustainable and Low Carbon Technologies, Pertamina Vocational Education Center, Shared Green Infrastructure, Laboratorium, dan Sustainability Start-up Hub. (*)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More