News Update

Ini Cara Agar Terhindar Dari Investasi Bodong

Jakarta – Para pelaku investasi bodong memang tak pernah jera. Mereka selalu mencari cara dan modus baru dalam memperdaya masyarakat. Apalagi ditengah kondisi yang serba sulit seperti saat ini.

Seringkali, iming-iming bunga tinggi menjadi modus yang ditawarkan para penajaja investasi bodong demi menarik korban. Dan sayangnya, meski tahu sudah banyak korban, masyarakat masih saja terpedaya oleh kebohongan yang ditawarkan investasi bodong.

Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jumlah dana yang masuk ke perusahaan investasi ilegal dalam lima tahun terakhir mencapai Rp50 triliun. Sementara untuk tahun ini, OJK sudah mendapatkan sekitar 430 pengaduan masyarakat terkait investasi bodong. Untuk itu, OJK kembali mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam melakukan investasi sehingga terhindar dari investasi bodong.
Nah, agar masyarakat tak sampai tertipu investasi abal-abal, coba simak tips berikut ini :

  1. Curigai produk investasi dengan imbal hasil yang tidak sesuai dengan keadaan pasar yang wajar.
  2. Perhatikan bunga yang ditawarkan, wajar atau tidak. Bandingkan dengan bunga yang ditawarkan di perbankan atau di pasar modal. Jika ada produk dnegan imbal hasil yang tidak sesuai pasar maka produk tersebut harus dicurigai.
  3. Teliti badan hukum perusahaan. Badan mana yang mengeluarkan izin bagi perusahaan tersebut, apakah Bank Indonesia, Kementrian Perdagangan atau Otoritas Jasa Keuangan.
  4. Teliti kembali apakah profil perusahaan tersebut memiliki kompetensi atas produk yang dijualnya tersebut
  5. Cek kebenaran atau keabsahan produk investasi yang ditawarkan.
  6. Waspadai perusahaan yang menjual produk secara sembunyi-sembunyi atau tidak transparan.
  7. Jika ragu dengan produk yang ditawarkan, maka masyarakat bisa menghubungi OJK ke nomor layanan konsumen di hotline 1500 655. Nanti, OJK akan membantu mengecek keabsahan perusahaan dan produk yang dijual tersebut. (*)

Apriyani

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

4 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

5 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

5 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

5 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

6 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

6 hours ago