Proyek jalan tol; Pembiayaannya didukung perbankan . (Foto: Erman Subekti).
Balikpapan – Pemerintah akan kembali meluncurkan paket kebijakan ekonomi jilid XII sebagai kelanjutan dari upaya memacu perekonomian nasional. Paket kebijakan jilid XII akan diumumkan setelah Presiden Jokowi pulang dari kunjungan beberapa negara di eropa.
Deputi Kemenko Perekonomian Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri, Edy Putra Irawady menyebutkan, perbaikan iklim bisnis, terutama usaha mikro, masih menjadi fokus dari paket dereguasi pemerintah. Sasaran program deregulasi XII merupakan kelanjutan dari paket kebijakan sebelumnya.
Menurut Edy, pada paket kebijakan ekonomi jilid XII yang akan diumumkan dalam waktu dekat ini, pemerintah masih akan tetap memfokuskan terhadap kebijakan untuk memacu perekonomian pada sektor usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Kita punya konsep, setiap kebijakan itu kita punya fokus, fokus paket kebijakan yang kemarenkan soal logistik. Mungkin paket kebijakan XII adalah bagaimana kemudahan berusaha. Arahnya adalah kemudahan usaha bagi UMKM,” ujarnya di Balikpapan, Rabu, 20 April 2016.
Pada paket kebijakan perekonomian jilid XII, kata dia, pemerintah akan menderegulasi kebijakan usaha UMKM pada berbagai sektor di daerah. Nantinya, lanjut dia, para pelaku usaha di daerah dapat semakin mudah mengembangkan usahanya tanpa terkendala dengan regulasi yang berbelit.
“Tapi orang-orang daerah, Pemda, Kadin daerah harus paham ini, makanya kita evaluasi, evaluasi ini nanti akan kita pakai untuk sidang kabinet minggu depan,” tukas Edy.
Kepastian adanya paket kebijakan XII ini sebelumnya disampaikan Menko Perekonomian, Darmin Nasution saat mendampingi Presiden Jokowi melakukan lawatan ke London, Inggris Selasa (19/4). “Pulang dari Eropa kita akan keluarkan Paket Kebijakan Ekonomi XII,” ucapnya.
Darmin menyebutkan, dalam pertemuan dengan Kanselir Jerman Angela Merkel dan para pebisnis, Presiden Jokowi menyatakan pemerintah Indonesia menekankan tiga hal yaitu percepatan pembangunan infrastruktur, reformasi struktural atau deregulasi dan peningkatan kualitas SDM.
“Dalam rangka reformasi struktural atau deregulasi inilah, pulang dari Eropa kita akan keluarkan paket kebijakan jilid XII,” papar Darmin. (*)
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More