News Update

Ini Aplikasi Penghemat Baterai Ponsel Android

Jakarta – Kaspersky Lab memperkenalkan produk terbaru bagi pengguna perangkat Android yakni Battery Life. Aplikasi gratis ini dirancang untuk memperlama penggunaan baterai ponsel.

Menurut sebuah survei, 9 dari 10 pengguna merasa panik saat baterai ponsel mereka semakin melemah. Hal ini tidak mengherankan, mengingat pengguna merasa lebih tertekan ketika mereka tidak ‘ditemani’ oleh perangkat mobile ini, dibandingkan ketika mereka tidak bersama pasangan sebenarnya.

Battery Life bisa menganalisa semua aplikasi pada perangkat milik pengguna dan mengidentifikasi mana saja yang mengkonsumsi daya paling banyak. Hal ini sangat penting, mengingat 96% aplikasi di perangkat Android berjalan di latar belakang, bahkan jika pengguna belum meluncurkannya.

“Pendekatan kami demi melindungi pengguna serta mengurangi risiko digital seminimal mungkin di semua lini, tidak hanya di bidang ancaman siber. Battery Life membantu pengguna untuk tetap terhubung,” kata Head of Consumer Product, Elena Kharchenko, dalam siaran persnya, Kamis, 6 Juli 2017.

Selain itu Battery Life katanya juga dapat menghentikan aplikasi “penyedot daya” dengan satu sentuhan, sehingga memperpanjang masa pakai baterai dari perangkat.

Battery Life juga akan menunjukkan kepada pengguna pesan mendesak jika ada aplikasi yang mulai menggunakan lebih banyak daya daripada biasanya.

Fitur lain yang berguna dari Battery Life adalah kemampuannya untuk menghitung waktu yang tersisa sebelum baterai ponsel benar-benar melemah.

Informasi ini memberi pengguna kesempatan untuk segera menemukan cara
untuk mengisi daya ponsel mereka, sehingga tidak dibiarkan tanpa komunikasi seluler saat mereka paling membutuhkannya. Begitu pula saat pengisian daya, Battery Life menghitung waktu yang tersisa sampai baterai penuh.

Kaspersky Battery Life sendiri hanya membutuhkan 15 Mb dan berjalan di platform Android 4.1 – 6.0.1 dalam jumlah pilihan bahasa yang terbatas. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

8 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

8 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

8 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

9 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

12 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

15 hours ago