Ekonomi dan Bisnis

Ini Alasan Sri Mulyani Belum ‘Perintahkan’ PT PII Jamin Proyek IKN

Jakarta – PT Penjamin Infrastruktur Indonesia (PT PII) sebagai salah satu Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), menyatakan bahwa saat ini telah mempersiapkan skema untuk menjamin proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama PT PII, Muhammad Wahid Sutopo dalam Media Briefing DJKN di Jakarta, 8 Desember 2023.

Dia menambahkan, bahwa penjaminan untuk infrastruktur di IKN masih menunggu aturan dari Kemenkeu.

Baca juga: Kinerja Positif, PT PII Bukukan Laba Bersih Rp577 Miliar per September 2023

“Untuk IKN, memang saat ini sedang disiapkan skemanya untuk IKN itu sudah ada skema sendiri, ada PMK (Peraturan Menteri Keuangan) sendiri, saat ini belum dieksekusi tapi pembahasannya sudah dimulai,” tambah Sutopo.

Lebih lanjut, Sutopo menjelaskan, skema yang nantinya akan digunakan dalam penjaminan proyek pembangunan IKN akan berbentuk Kerja sama antara Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), setelah infrastruktur dasar IKN selesai dilalukan.

“Karena memang kelihatannya dari sisi tahapan untuk skema KPBU ini akan berlangsung di tahap berikutnya, mungkin setelah infrastruktur dasarnya sudah dimulai dilaksanakan,” imbuhnya.

Baca juga: Gara-Gara Ada Capres Kritik IKN, Menteri Bahlil Ungkap Banyak Investor Mulai Ragu

Meski begitu, PT PII saat ini telah melakukan persiapan untuk skema penjaminan IKN itu sendiri, sembari menunggu adanya investor yang tertarik dalam pejaminan proyek pembangunan IKN.

“Berikutnya ada investor yang tertarik juga untuk terlibat, bila nanti diperlukan skema penjaminan itu mulai saat ini mulai dilakukan pembahasan persiapan-persiapannya,” ujar Sutopo. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

9 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

14 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

14 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

14 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

15 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

15 hours ago