News Update

Ini Alasan Pemerintah Pindahkan Ibu kota

Jakarta — Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) memaparkan alasan Pemerintah memutuskan memindahkan ibu kota dari Provinsi DKI Jakarta ke Kalimantan Timur. Beban dan kesenjangan sosial menjadi sebagian alasannya.

“Jakarta saat ini menyangga beban yang sudah terlalu berat sebagai pusat pemerintahan, pusat bisnis, pusat keuangan, pusat perdagangan, dan pusat jasa. Bahkan, sebagai lokasi bandar udara dan pelabuhan laut terbesar di Indonesia,” tutur Jokowi dalam akun Instagram resminya Senin (26/8).

“Kemacetan lalu lintas yang sudah terlalu parah, polusi udara dan air kota ini harus segera kita tangani,” imbuhnya.

Jokowi menambahkan, besarnya beban yang diberikan perekonomian Indonesia kepada Pulau Jawa dan kepada Jakarta. Kesenjangan ekonomi antara Jawa dan luar Jawa yang terus meningkat, meski sejak 2001 sudah dilakukan otonomi daerah. “(Jadi) Ini bukan kesalahan Pemprov DKI Jakarta. Bukan,” ucapnya.

Selain itu, Pemerintah menilai beban Pulau Jawa juga semakin berat. Penduduk Pulau Jawa sudah 150 juta atau 54 persen dari total penduduk Indonesia. Bahkan, Pulau Jawa menyumbangkan 58 persen Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi Indonesia.

“Kita tidak bisa terus menerus membiarkan beban Jakarta dan beban Pulau Jawa yang semakin berat itu,” tekan Jokowi.

Sementara itu, Pemerintah telah menetapkan sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Utara sebagai lokasi ibu kota yang baru. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Bank Panin Bukukan Laba Bersih Rp2,87 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Bank Panin mencatatkan laba bersih Rp2,87 triliun, naik tipis 0,13 persen yoy, ditopang… Read More

11 mins ago

Penerimaan Pajak Digital Tembus Rp47,18 Triliun di Januari 2026

Poin Penting DJP mencatat penerimaan pajak ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun hingga Januari 2026, didominasi… Read More

45 mins ago

Bank Jateng Rombak Direksi, Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut

Poin Penting RUPST Bank Jateng mengangkat Bambang Widiyatmoko sebagai Direktur Utama, menggantikan Irianto Harko Saputro.… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Stagnan di Level 8.235, Saham MSIN, WMUU, dan INCO Jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup stagnan di zona hijau pada level 8.235,48, dengan 341 saham menguat,… Read More

2 hours ago

Andalkan 2 Kawasan Ini, Paramount Land Incar Target Penjualan Rp5,5 T di 2026

Poin Penting Target penjualan Rp5,5 triliun pada 2026 ditopang Paramount Gading Serpong dan Paramount Petals.… Read More

2 hours ago

Perkuat Bisnis Retail, BCA Digital Andalkan Channeling dan Perluas Komunitas

Poin Penting PT Bank Digital BCA fokus kredit ritel lewat channeling dengan lebih dari 10… Read More

3 hours ago