Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5,10-5,20% di 2019
Jakarta — Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) memaparkan alasan Pemerintah memutuskan memindahkan ibu kota dari Provinsi DKI Jakarta ke Kalimantan Timur. Beban dan kesenjangan sosial menjadi sebagian alasannya.
“Jakarta saat ini menyangga beban yang sudah terlalu berat sebagai pusat pemerintahan, pusat bisnis, pusat keuangan, pusat perdagangan, dan pusat jasa. Bahkan, sebagai lokasi bandar udara dan pelabuhan laut terbesar di Indonesia,” tutur Jokowi dalam akun Instagram resminya Senin (26/8).
“Kemacetan lalu lintas yang sudah terlalu parah, polusi udara dan air kota ini harus segera kita tangani,” imbuhnya.
Jokowi menambahkan, besarnya beban yang diberikan perekonomian Indonesia kepada Pulau Jawa dan kepada Jakarta. Kesenjangan ekonomi antara Jawa dan luar Jawa yang terus meningkat, meski sejak 2001 sudah dilakukan otonomi daerah. “(Jadi) Ini bukan kesalahan Pemprov DKI Jakarta. Bukan,” ucapnya.
Selain itu, Pemerintah menilai beban Pulau Jawa juga semakin berat. Penduduk Pulau Jawa sudah 150 juta atau 54 persen dari total penduduk Indonesia. Bahkan, Pulau Jawa menyumbangkan 58 persen Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi Indonesia.
“Kita tidak bisa terus menerus membiarkan beban Jakarta dan beban Pulau Jawa yang semakin berat itu,” tekan Jokowi.
Sementara itu, Pemerintah telah menetapkan sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Utara sebagai lokasi ibu kota yang baru. (*)
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More