Ekonomi dan Bisnis

Ini Alasan Orang Pilih Beli Rumah di Bekasi di Banding Tangerang

Jakarta – Sektor properti masih menjadi pilihan menarik untuk berinvestasi. Bekasi dianggap masih menjadi wilayah yang menarik bagi orang-orang yang ingin membeli rumah. Harga tanah yang masih relatif murah menjadi alasan bagi orang-orang tersebut memilih untuk membeli rumah di Bekasi.

Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Country General Manager Rumah123 Ignatius Untung di Jakarta, Rabu, 17 Januari 2018. Menurutnya, sejauh ini orang lebih memilih membeli rumah di kawasan Bekasi dibandingkan membeli rumah di Tangerang. Masih rendahnya harga tanah di Bekasi menjadi alasan utama.

“Kalau investasi itu masih di Sunrise, daerah timur, Bekasi. Karena satu, harganya kan di bekasi masih di bawah. Sehingga orang akan tertarik beli di sana karena masih terjangkau,” ujarnya.

Alasan lainnya lanjut dia, daerah Bekasi cocok sebagai wilayah investasi karena sudah mulai tersedianya akses transportasi seperti LRT. “Permasalahan dari dulu yang menahan Bekasi untuk tumbuh secepat Tangerang sudah mulai terselesaikan, yaitu akses transportasi,” ucap dia.

Berbeda dengan Bekasi yang harga propertinya masih terjangkau, dirinya menilai, bahwa wilayah Tangerang dinilai kurang cocok menjadi tempat investasi karena harga tanahnya yang sudah semakin tinggi. Bahkan harga properti di wilayah tersebut hampir menyetarai dengan Jakarta.

“Tangerang itu sudah di atas banget, tinggi. Tangerang sudah mirip-mirip sama yang di Jakarta. Jadi dulu itu, Tangerang enggak pernah jadi isu karena mereka punya commuter line dan commuter line ke Tangerang itu lebih manusiawi dibandingkan commuter line ke Bekasi, katanya kan begitu,” paparnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

7 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

58 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago