Jakarta–Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank tengah diajukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi lembaga penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal ini bertujuan agar Eximbank bisa berkontribusi besar pada pembiayaan di sektor UMKM.
“Kita ingin dorong LPEI bermain di UMKM yang lebih banyak. Memang harus ada cara, saya mengusulkan ikut Program KUR,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK, Firdaus Djaelani, di Jakarta, Selasa, 7 Februari 2017.
Pembahasan terkait dengan Eximbank yang diajukan sebagai lembaga penyalur KUR sudah sampai di tingkat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Diharapkan Eximbank bisa berkontribusi pada penyaluran KUR, sehingga nantinya bisa membiayai pelaku-pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnisnya.
“Saya sudah kirim surat ke kantor Menko Perekonomian agar Eximbank ini ikut disertakan dalam Program KUR,” ucap Firdaus. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More
Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More
Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More