Moneter dan Fiskal

Ini Alasan Obligasi Daerah Perlu Segera Direalisasikan

Balikpapan–Pemerintah Daerah (Pemda) perlu segera merealisasikan penerbitan obligasi lantaran kebutuhan pendanaan infrastruktur di berbagai daerah terus meningkat, sementara pemerintah juga harus menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tidak terus melebar.

Demikian pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Ekonom PT Bahana TCW Investment Management Budi Hikmat, di Balikpapan. “Obligasi daerah juga seharusnya menjadi awarness (kesadaran) penuh pemerintah daerah,” ujarnya.

Penerbitan surat utang semestinya menjadi alternatif pendanaan yang diupayakan pemerintah daerah agar lebih mandiri dan tidak terus bergantung pada pemerintah pusat. Hal ini bertujuan untuk untuk pemerataan pembangunan daerah.

Namun demikian, kata Budi, sebelum menerbitkan obligasi, pemerintah daerah juga harus meningkatkan kualitas tata kelola fiskal agar dapat memberikan kepercayaan kepada investor. “Pemda bisa manfaatkan obligasi daerah, dengan menjaminkan aset. Asal return bagus, orang akan yakin,” ucapnya.

Dia menambahkan, belum terealisasinya penerbitan obligasi daerah disebaban karena kurangnya dorongan politik. Melihat kemampuan tata kelola keuangan di daerah hingga saat ini, pemerintah daerah yang paling memungkinkan menerbitkan instrumen utang adalah Jawa Barat dan Jawa Tengah. “Administrasi pemerintah harus diperbaiki lebih dulu, dan juga harus ada dorongan besar,” paparnya.

Budi menyarankan, agar perlu segera dibuatkannya dinas atau bagian hubungan investor di struktur pemerintahan daerah untuk memuluskan rencana penerbitan obligasi daerah tersebut. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

13 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

13 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

13 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

13 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

17 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

20 hours ago