News Update

Ini Alasan Neobank Miliki Peluang di Indonesia

Jakarta – Popularitas Neobank, atau bank digital yang beroperasi tanpa cabang, semakin meningkat seiring datangnya pandemi Covid-19 yang memaksa masyarakat untuk semakin digital. Meski belum ada di Indonesia, Kepala OJK Institute Agus Sugiarto menilai, peluang Neobank di Indonesia cukup menjanjikan.

Agus menyebut ada beberapa alasan Neobank berpeluang untuk tumbuh pesat di Indonesia. Salah satu alasannya adalah penggunaan internet yang besar dan penjualan mobile device yang tinggi di Indonesia. Selain itu, pemanfaatan aplikasi digital dapat menekan biaya operasional dengan lebih murah.

“Neobank bisa jadi prospek yang baik dan lebih irit biaya dari pada Bank Tradisional karena hanya memanfaatkan aplikasi digital. Dengan demikian, akan lebih menguntungkan Investor dan Bank itu sendiri,” ujar Agus pada Webinar yang diselenggarakan Infobank dengan tema Traditional Bank vs NeoBank”, Selasa, 17 November 2020.

Agus mengungkapkan, saat ini inklusi keuangan di Indonesia belum maksimal, masih sekitar 76,19%. Menurutnya, layanan digital seperti Neobank dapat meningkatkan inklusi keuangan yang belum maksimal. Dengan inklusi keuangan dan penggunaan layanan digital yang tinggi, Neobank berpeluang untuk tumbuh subur di Indonesia. (*) Evan Yulian Philaret

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Lahan Terbatas, Kemenkop Ubah Desain Pembangunan Kopdes Merah Putih

Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More

1 hour ago

Dana Nasabah Dibobol, Bank Jambi Pastikan Ganti Kerugian Nasabah

Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More

1 hour ago

Rekening Ditutup, Donald Trump Gugat JPMorgan 5 Miliar Dolar AS

Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More

2 hours ago

Di FGD soal Kasus Sritex, Ekonom Ini Sebut Risiko Bisnis Tak Seharusnya Dipidanakan

Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More

3 hours ago

Mayoritas Saham Indeks INFOBANK15 Menguat, Ini Daftarnya

Poin Penting INFOBANK15 menguat 0,80 persen ke 1.025,73, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah… Read More

4 hours ago

5 Saham Top Leaders Penggerak IHSG Pekan Ini, Siapa Paling Moncer?

Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen ke level 8.271,76, dengan kapitalisasi… Read More

5 hours ago