Poin Penting
Jakarta - Komisi XI DPR RI resmi menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2031. Penunjukan tersebut diputuskan setelah proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap para kandidat.
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menjelaskan bahwa Friderica dinilai mampu merespons sejumlah persoalan fundamental di sektor keuangan dalam waktu relatif singkat.
"Karena dalam periode yang pendek beliau bisa memberikan respons yang positif terhadap beberapa persoalan fundamental di OJK," kata Misbakhun usai fit and proper test ADK OJK, di Kompleks DPR RI, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.
Baca juga: Tok! Komisi XI DPR Tunjuk Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua OJK
Penilaian tersebut juga berkaitan dengan dinamika pasar modal yang sempat bergejolak setelah revisi penilaian Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyoroti aspek transparansi di bursa saham Indonesia.
Selain Friderica, Komisi XI DPR juga menetapkan sejumlah kandidat lain untuk mengisi posisi strategis di OJK. Salah satunya Hasan Fawzi yang ditunjuk sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.
Misbakhun menilai Hasan mampu memberikan respons yang baik terhadap isu-isu pasar modal, termasuk terkait penilaian MSCI.
"Hasan Fawzi juga memberikan respons-respons yang sangat memadai terhadap beberapa isu MSCI kemudian mereka juga bisa melakukan presentasi yang sangat bagus tadi di dalam fit and proper test yang terbuka," katanya.
Menurut Misbakhun, seluruh kandidat yang terpilih dinilai memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai untuk menjalankan tugas pengawasan sektor jasa keuangan.
"Sehingga pilihan-pilihan itu adalah sebuah pilihan yang menurut saya berdasarkan kemampuan kapasitas dan kompetensi yang mereka miliki," bebernya.
Baca juga: Profil 5 Pimpinan Baru OJK 2026-2031 Hasil Fit and Proper Test DPR
Ia menambahkan, hasil keputusan tersebut selanjutnya akan dibawa ke rapat paripurna DPR untuk disahkan.
“Komisi XI akan menyampaikan hasil keputusan rapat internal ini untuk ditetapkan dalam rapat paripurna DPR RI,” kata Misbakhun.
Rapat paripurna yang akan menetapkan lima komisioner baru OJK tersebut dijadwalkan berlangsung pada 12 Maret 2026.
Page: 1 2
Poin Penting Kemenkeu telah menyalurkan THR ASN dan TNI-Polri Rp24,7 triliun per 10 Maret 2026.… Read More
Poin Penting Sektor keuangan Indonesia dinilai stabil, didukung kerangka regulasi seperti UU P2SK dan UU… Read More
Poin Penting Visa dan Skorcard menjalin kerja sama strategis untuk memperluas akses kredit dan inklusi… Read More
Poin Penting Pemerintah belum akan merevisi APBN 2026 meski harga minyak dunia sempat menyentuh USD100… Read More
Poin Penting Dicky Kartikoyono menilai stabilitas sektor keuangan Indonesia cukup baik, namun kontribusinya terhadap pertumbuhan… Read More
Poin Penting Hernawan Bekti Sasongko maju sebagai calon Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK dan mengikuti… Read More