Ini Alasan 30% Pelanggan Layanan Keuangan Digital Tak Aktif

Ini Alasan 30% Pelanggan Layanan Keuangan Digital Tak Aktif

Ini Alasan 30% Pelanggan Layanan Keuangan Digital Tak Aktif
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

JakartaResearch Finding MicroSave Ghiyazuddin Mohammad mengungkapkan, bahwa dari 1.414 koresponden pelanggan program inklusi keuangan berbasis layanan digital, sekitar 1.011 merupakan pelanggan yang masih aktif menggunakan Laku Pandai dan Layanan Keuangan Dgigital (LKD), sedangkan 403 merupakan pelanggan tidak aktif atau sekitar 30 persennya.

Ia menilai masih terdapat 3 permasalahan utama yang membuat para pelanggan tidak mengaktifkan akunnya. “Dari korespodensi kita sekitar 30 persen sudah tidak aktif. Ini juga masih menjadi permasalahan di mana masyarakat masih merasa sulit menggunakannya,” ungkap Ghiyazuddin saat seminar Emerging Risk And Consumer Protection in Digital Financial Service di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa, 16 Mei 2017.

Ia menambahkan, salah satu permasalahan mengapa pelanggan menjadi tidak aktif adalah karena kurang memadainya kualitas pelayanan yang diterima dari agen. Ia juga mengungkapkan saat ini sebesar 42 persen koresponden menilai kualitas pelayanan yang kurang. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]