Perbankan

Ini 7 Fakta MNC Bank Gas Pol Inisiatif Digital

Jakarta – Digitalisasi lembaga jasa keuangan untuk semakin inklusif menjadi suatu hal yang tidak lagi terbendung karena kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.

Keseriusan pemerintah dalam mengakomodir hal tersebut adalah dengan melakukan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.

Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas dalam sistem pembayaran turut mendukung pemerintah melalui penciptaan ekosistem sistem pembayaran yang dapat mendukung integrasi ekonomi dan keuangan digital nasional, mendorong digitalisasi perbankan melalui Open Aplication Programming Interface (Open API), serta mengembangkan interlink fintech dan perbankan. Ketiga dukungan tersebut akan berkontribusi terhadap digitalisasi nasional dan pengelolaan keuangan daerah.

“Berbagai inisiatif BI terus diluncurkan untuk mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dan digitalisasi pembayaran,” ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/3/2021) lalu.

Serius menggarap digitalisasi layanan perbankan, PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank menghadirkan produk layanan digital perbankan terdepan dari masa depan di saat ini, Future Banking Here.

Berikut 7 fakta inisiatif digital MNC Bank (BABP):

Pertama, MNC Bank telah meluncurkan aplikasi mobile banking sebagai integrated banking solution bernama Motion sejak pertengahan Agustus 2020 dalam rangka mewujudkan visi menjadi bank masa depan yang berlandaskan teknologi terkini.

Presiden Direktur MNC Bank Mahdan menjelaskan, transformasi Motion dari aplikasi mobile banking menjadi aplikasi layanan digital tidak sekadar mendukung inklusi keuangan dari pemerintah atau mendukung upaya otoritas seperti BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kedua, MNC Bank unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dalam naungan MNC Group telah merencanakan dengan matang dan memulai proses transformasi yang berorientasikan kebutuhan nasabah serta efisiensi proses perbankan dengan selalu menggunakan teknologi terkini.

Ketiga, kini nasabah MNC Bank dapat melakukan tarik tunai dan transaksi debit di seluruh ATM serta EDC di wilayah Indonesia berkat tergabung dalam jaringan GPN.

Keempat, Transaksi debit secara global dapat dilakukan pada EDC yang tergabung dalam jaringan Mastercard.

Kelima, melalui aplikasi Motion, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi rekening tabungan seperti cek saldo dan transfer dana, transaksi e-commerce seperti top up e-wallet dan pembayaran billing, serta transaksi kartu kredit, seperti informasi pemakaian kartu kredit dan pengajuan cicilan kartu kredit dengan bunga 0% ataupun bunga ringan.

Keenam, Motion akan memungkinkan nasabah membuka rekening tabungan, deposito, kartu kredit, hingga kredit ritel tanpa perlu lagi datang ke cabang MNC Bank.

Layanan digital dari aplikasi Motion tersebut dalam waktu dekat akan siap untuk diajukan proses perizinannya ke OJK.

“Transformasi Motion dari layanan mobile banking menuju layanan digital memungkinkan MNC Bank mewujudkan potensinya menjadi bank besar dengan jangkauan operasional luas serta pelayanan terbaik berlandaskan teknologi terkini. Visi masa depan tersebut mulai terwujud di masa kini,” tutur Mahdan.

Ketujuh, Kecanggihan Motion bagi seluruh nasabah MNC Bank yang menghadirkan Perbankan masa depan di saat ini terpampang jelas dalam tagline baru Motion MNC Bank yakni, “Future Banking Here”. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Neraca Perdagangan RI Januari 2026 Surplus USD0,95 Miliar, Nonmigas Jadi Penopang

Poin Penting Badan Pusat Statistik mencatat neraca dagang Januari 2026 surplus USD0,95 miliar, memperpanjang tren… Read More

54 mins ago

Siapa Ketua OJK Pilihan Presiden dan Harapan Bankir?

Oleh Karnoto Mohamad, Wakil Pemimpin Redaksi Infobank PROSES seleksi anggota antar-waktu dewan komisioner (ADK) Otoritas… Read More

1 hour ago

Saham-Saham Ini Berpotensi Cuan di Tengah Memanasnya Perang Iran-AS

Poin Penting Sektor komoditas berpeluang cuan karena perang Iran-AS dinilai mendorong kenaikan harga emas dan… Read More

1 hour ago

Analis Beberkan Dampak Perang Iran-AS ke Pasar Modal RI

Poin Penting Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi menguji level 7.800–8.000 akibat sentimen negatif perang Iran-AS… Read More

2 hours ago

Melirik Risiko Penurunan Prospek Peringkat Kredit Perusahaan

Oleh Paul Sutaryono PASAR keuangan Indonesia sedang diuji berat. Setelah pasar saham diuji Morgan Stanley… Read More

2 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Melemah, Anjlok 1,69 Persen ke 8.103

Poin Penting IHSG sesi I turun 1,69 persen ke 8.103,71; 645 saham melemah. Nilai transaksi… Read More

2 hours ago