Moneter dan Fiskal

Ini 5 Strategi DJP Kejar Target Penerimaan Pajak di 2024

Bogor – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah memproyeksikan target penerimaan pajak tahun 2024 akan tumbuh 9,4 persen menjadi Rp1.988,9 triliun dari tahun sebelumnya yang tumbuh melambat 5,9 persen atau sebesar Rp1.818,2 triliun.

Melihat hal itu, Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan DJP, Ihsan Priyawibawa, telah menyiapkan beberapa kebijakan umum untuk mengejar target penerimaan pajak tersebut di 2024.

“Kebijakan umum tahun 2024 memang diarahkan untuk mendukung proses transformasi ekonomi agar terus berjalan, tentunya di tengah berbagai tantangan,” ucap Ihsan, Selasa, 26 September 2023.

Baca juga: Target Pajak 2024 Naik, Ini Strategi Sri Mulyani

Kebijakan umum yang pertama adalah terkait dengan mendorong tingkat kepatuhan dan integrasi teknologi dalam sistem perpajakan.

“Strategi kami yang berikutnya adalah berkaitan dengan bagaimana kita bisa memperluas basis perpajakan melalui aktivitas intensifikasi dan ekstensifikasi,” imbuhnya.

Lalu, strategi yang ketiga adalah terkait dengan penguatan sinergi melalui join program, pemanfaatan data, dan penegakan hukum.

“Kemudian yang berikutnya, menjaga efektivitas implementasi Undang-undang HPP untuk mendorong peningkatan rasio perpajakan,” ujar Ihsan.

Tidak hanya itu, DJP juga berharap insentif perpajakan akan semakin terarah dan terukur guna mendukung iklim dan daya saing usaha, serta transformasi ekonomi yang bernilai tambah tinggi.

Baca juga: DJP Berhasil Kumpulkan Pajak Digital Selama Agustus 2023, Segini Nilainya

Adapun, penerimaan pajak per Januari hingga Agustus 2023 telah tercatat sebesar Rp1.246,97 triliun atau telah mencapai target 72,58 persen.

Dengan penerimaan PPh Non Migas Rp708,23 triliun, PPN & PPnBM Rp477,58 trilun, kemudian PPh Migas Rp48,51 triliun, serta PBB & Pajak Lainnya Rp11,64 triliun. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Milad 5, BSI Gaungkan Langkah EMAS Generasi EMAS

Kampanye sekaligus sebagai sosialisasi positioning BSI sebagai bank emas pertama di Indonesia dan mengajak masyarakat… Read More

1 hour ago

Pengguna Jago Terhubung Bibit-Stockbit Tembus 3 Juta, Investasi Naik 80 Persen

Poin Penting Pengguna Aplikasi Jago terhubung Bibit-Stockbit tembus 3 juta per Januari 2026, tumbuh 38%… Read More

9 hours ago

OJK Tekankan Transparansi dalam Reformasi Pasar Modal RI

Poin Penting OJK percepat reformasi pasar modal melalui delapan rencana aksi untuk memperkuat likuiditas, transparansi,… Read More

11 hours ago

Sibuk Kerja dan Kejar Deadline?

Poin Penting Asuransi kesehatan penting di tengah gaya hidup sibuk dan biaya medis yang terus… Read More

11 hours ago

IHSG Masih Tertekan, OJK Minta Investor Pasar Modal Tetap Tenang

Poin Penting OJK menegaskan fundamental dan prospek jangka panjang pasar modal Indonesia masih sangat baik,… Read More

13 hours ago

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng KONI, Klaim Atlet Tembus Rp31 Miliar

Poin Penting BPJS Ketenagakerjaan dan KONI memperluas perlindungan atlet, dengan 265 ribu pelaku olahraga terdaftar… Read More

13 hours ago