JK Tekankan Pentingnya Tingkat Pengawasan Perbankan
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merumuskan dan meluncurkan Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia 2020 – 2025 (RP2I). RP2I berisikan arah dan acuan pengembangan jangka pendek maupun pengembangan struktural secara bertahap dalam rentang waktu enam tahun.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiana menjelaskan, setidaknya ada 4 arahan utama dan 4 perangkat pendukung dalam RP2I.
“Arah pengembangan jangka pendek ditujukan untuk mengoptimalkan peran perbankan dalam mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional akibat dampak pandemi Covid-19. Arah pengembangan struktural ditujukan untuk memperkuat perbankan nasional sehingga memiliki daya tahan (resiliensi) yang lebih,” jelas Heru melalui video conference di Jakarta, Kamis 18 Febuari 2021.
Heru menjelaskan, pada 4 arahan utama mencakup penguatan struktur dan keunggulan kompetitif; akselerasi transformasi digital; penguatan peran perbankan dalam perekonomian nasional; serta penguatan pengaturan, pengawasan dan perizinan.
Sementara pada 4 perangkat pendukung terdiri dari kepemimpinan dan manajemen perubahan; infrastruktur teknologi informasi; kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM); serta sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“RP2I merupakan living document yang dapat disesuaikan seiring dinamika perubahan ataupun perkembangan industri sehingga diperlukan respon kebijakan yang relevan, tepat waktu, dan tepat substansi untuk mendukung daya saing perbankan nasional,” tukas Heru. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Reformasi klasifikasi investor hampir rampung, dengan progres mencapai 94% dan target implementasi pada… Read More
Poin Penting Celios mendorong percepatan transisi energi melalui pemanfaatan energi terbarukan dan elektrifikasi transportasi guna… Read More
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DARI pemberitaan di… Read More
Poin Penting Transaksi digital BSI naik 24% secara bulanan selama Ramadan 2026, terutama pada layanan… Read More
Poin Penting FIF, anak usaha Astra Financial, mencatat laba bersih Rp4,63 triliun sepanjang 2025, naik… Read More
Poin Penting OJK menyebut banyak BPR antre merger untuk memenuhi aturan Single Presence Policy (SPP)… Read More