Keuangan

Ini 3 Sektor Penerbit Surat Utang Nasional Terbesar Sepanjang 2023

Jakarta – PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) mencatatkan total penerbitan surat utang nasional mencapai Rp130,81 triliun sepanjang 2023. Rinciannya, PEFINDO menerbitkan Rp100,68 triliun, sedangkan lembaga pemeringkatan lainnya Rp30,13 triliun.

Danan Dito, Kepala Divisi Pemeringkatan Jasa Keuangan PEFINDO mengungkapkan total penerbitan surat utang nasional tersebut terdiri dari sektor BUMN yang menerbitkan sebanyak Rp26,22 triliun dan non BUMN sebanyak Rp104,59 triliun.

Baca juga: Pefindo Proyeksikan Penerbitan Surat Utang Korporasi Rp155,46 T di 2024, Ini Pendorongnya

“Sektor multifinance, pulp & paper dan perbankan adalah tiga sektor terbesar dalam penerbitan surat utang nasional pada 2023,” kata Danan, dalam press conference PEFINDO secara virtual, Selasa, 13 Februari 2024.

Lebih lanjut, Danan merincikan, secara keseluruhan sektor multifinance yang hanya terdiri dari penerbitan non BUMN mendominasi penerbitan surat utang nasional dengan mencatat total penerbitan sebesar Rp32,77 triliun, di mana jumlah penerbitan itu ditopang oleh bond dan sukuk.

Baca juga: BI Terbitkan SRBI, Ini Dampaknya Terhadap Pasar Surat Utang Jangka Pendek 

Sama halnya dengan sektor pulp & paper yang hanya terdiri dari penerbitan non BUMN sebanyak Rp21,07 triliun, di mana jumlah penerbitan ditopang oleh bond Rp16,62 triliun, Medium Term Notes (MTN) Rp268,66 miliar dan sukuk Rp4,18 triliun.

Adapun, di sektor perbankan penerbitan surat utang nasional mayoritas diterbitkan oleh BUMN sebanyak Rp12,44 triliun yang terdiri dari instrumen bond, sekuritisasi, dan MTN. Sementara, penerbitan non BUMN sebanyak Rp500 miliar melalui bond dan Rp200 miliar melalui sukuk. (*) Ayu Utami

Galih Pratama

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

16 mins ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

52 mins ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

2 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

2 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

3 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

3 hours ago