Jakarta–Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memilih 14 nama dari 21 nama Calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK-OJK) yang diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) untuk dilakukan fit and proper test.
Berdasarkan informasi Surat Presiden Jokowi yang diterima Infobank, Rabu, 29 Maret 2017, ke-14 nama tersebut terdiri dari:
– Ketua merangkap anggota:
1. Wimboh Santoso
2. Sigit Pramono
– Wakil Ketua sebagai Ketua Komite Etik merangkap Anggota:
1. H. Agus Santoso
2. Riswinandi
– Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap Anggota:
1. Heru Kristiyana
2. Agusman
– Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap Anggota:
1. Nurhaida
2. Arif Baharudin
– Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap Anggota:
1. Edy Setiadi
2. Hoesen
– Ketua Dewan Audit merangkap Anggota:
1. Haryono Umar
2. Ahmad Hidayat
– Anggota yang membidangi Edukasi dan Perlindungan Konsumen:
1. Tirta Segara
2. Firmanzah
Selanjutnya, DPR memiliki waktu 45 hari kerja untuk melakukan fit and proper test terhadap 14 nama Calon Anggota DK OJK yang dipilih Jokowi. Dalam fit and proper test tersebut, legislatif akan memangkas 14 calon menjadi 7 calon yang akan menduduki posisi DK OJK.
DPR akan menyampaikan ketujuh nama tersebut secara maksimal enam hari kerja setelah memilih yakni pada 12 Juni 2017. Setelahnya, Presiden memiliki waktu 26 hari kerja untuk menetapkan tujuh nama yang dipilih DPR yakni hingga 18 Juli 2017. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More