Infobank Institute kembali mengadakan Inhouse Training terkait Good Corporate Governance (GCG) di Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Kali ini terhadap BPR yang menaruh perhatian penting pada tata kelola perusahaan, yakni Group MMA, yang terdiri dari Modern Multi Artha, Irian Sentosa, Palu Lokadana, Modern Express.
Direktur Utama PT Infoarta Pratama (Infobank) Eko B. Supriyanto, dalam sambutannya mengatakan, bahwa BPR-BPR yang menerapkan GCG dalam operasionalnya akan tumbuh berkelanjutan. “Dari hasil riset Biro Riset Infobank, banyak BPR-BPR yang dilikuidasi karena tidak menerapkan GCG,” ujarnya di kantor pusat MMA Grup dibilangan Cikini, Jakarta, Kamis, 9 Maret 2017. Menurut Pemimpin Redaksi Infobank ini, selain menerapkan GCG, industri BPR sudah waktunya menggarap bisnis di bidang financial technology (fintech), karena hal ini akan menambah pangsa pasar yang digarap BPR. (*)
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More
Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More
Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More
Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More