Infobank Institute kembali mengadakan Inhouse Training terkait Good Corporate Governance (GCG) di Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Kali ini terhadap BPR yang menaruh perhatian penting pada tata kelola perusahaan, yakni Group MMA, yang terdiri dari Modern Multi Artha, Irian Sentosa, Palu Lokadana, Modern Express.
Direktur Utama PT Infoarta Pratama (Infobank) Eko B. Supriyanto, dalam sambutannya mengatakan, bahwa BPR-BPR yang menerapkan GCG dalam operasionalnya akan tumbuh berkelanjutan. “Dari hasil riset Biro Riset Infobank, banyak BPR-BPR yang dilikuidasi karena tidak menerapkan GCG,” ujarnya di kantor pusat MMA Grup dibilangan Cikini, Jakarta, Kamis, 9 Maret 2017. Menurut Pemimpin Redaksi Infobank ini, selain menerapkan GCG, industri BPR sudah waktunya menggarap bisnis di bidang financial technology (fintech), karena hal ini akan menambah pangsa pasar yang digarap BPR. (*)
Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More
Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More
Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More
Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More