Infobank Institute kembali mengadakan Inhouse Training terkait Good Corporate Governance (GCG) di Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Kali ini terhadap BPR yang menaruh perhatian penting pada tata kelola perusahaan, yakni Group MMA, yang terdiri dari Modern Multi Artha, Irian Sentosa, Palu Lokadana, Modern Express.
Direktur Utama PT Infoarta Pratama (Infobank) Eko B. Supriyanto, dalam sambutannya mengatakan, bahwa BPR-BPR yang menerapkan GCG dalam operasionalnya akan tumbuh berkelanjutan. “Dari hasil riset Biro Riset Infobank, banyak BPR-BPR yang dilikuidasi karena tidak menerapkan GCG,” ujarnya di kantor pusat MMA Grup dibilangan Cikini, Jakarta, Kamis, 9 Maret 2017. Menurut Pemimpin Redaksi Infobank ini, selain menerapkan GCG, industri BPR sudah waktunya menggarap bisnis di bidang financial technology (fintech), karena hal ini akan menambah pangsa pasar yang digarap BPR. (*)
Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More
Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More
Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) bersinergi dalam diskusi bertema "Peran Masjid Istiqlal di Era Transformasi Digital… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pertemuan tahunan industri jasa keuangan yang digelar rutin untuk menyampaikan… Read More
Dengan adanya MyPanin, menegaskan komitmen PaninBank dalam menghadirkan aplikasi layanan perbankan digital yang komprehensif, nyaman,… Read More