Jakarta–Infobank institute terus melanjutkan eksistensinya. Kali ini bekerja sama dengan Perum Jamkrindo mengadakan diskusi yang bertujuan untuk menangkap peluang kondisi pasar.
Diskusi ini terbagi dalam dua sesi di mana sesi pertama membahas tema Dampak Penurunan Suku Bunga Net Interest Margin (NIM) Terhadap Pertumbuhan Perbankan Sektor Kredit UMKM yang dipandu oleh Direktur Utama PT Infoarta Pratama (Infobank), Eko B. Supriyanto. Sedangkan sesi kedua membahas Perkembangan Sektor UMKM yang dipandu oleh Anggota Komite Audit dan Management Risiko Bank Danamon, Yusuf Nawawi.
Acara ini sendiri tidak hanya dihadiri para karyawan, tetapi juga jajaran direksi Jamkrindo, termasuk Direktur Utamanya, Diding S. Anwar.
Menurut Diding, acara ini sangat membantu pihaknya, dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Jamkrindo, khususnya di level staf pengambil keputusan.
Diskusi ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para pengambil keputusan di Jamkrindo di tengah rencana pemerintah dalam mendorong suku bunga single digit.
“Kita terus berupaya memenuhi kebutuhan pasar dengan meningkatkan SDM baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Workshop seperti ini bagus buat kita dalam membaca peluang pasar, terutama melihat policy pemerintah,” kata Diding di Kantornya, Senin, 21 Maret 2016.
Kompetensi SDM, lanjut Diding juga akan terus ditingkatkan Jamkrindo tidak hanya di level pengambil keputusan. Pihaknya juga melakukan di level karyawan bawah.
Langkah ini dilakukan guna mendorong karyawan untuk lebih kuat dalam menghadapi persaingan pasar.
“Untuk di bawahnya, kami juga memberikan pendidikan dengan bekerja sama Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI),” tutup Diding. (*) Dwitya Putra
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More