News Update

Inflasi Hanya 1,68% di 2020 Terendah Sepanjang Sejarah

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi pada Desember 2020 sebesar 0,45% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,68. Sementara itu tigkat inflasi tahunan sepanjang 2020 sebesar 1,68%.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengungkapkan, angka inflasi tahunan tersebut merupakan angka terendah sepanjang tahun 2014 hingga 2020.

“Tahun 2020 (inflasi) sebesar 1,68%. Ini kalau kita bandingkan sampai 2014, ini menunjukkan inflasi yang terendah,” kata Setianto melalui video conference di Jakarta, Senin 4 Januari 2021.

Sementara itu, dari 90 kota IHK, 87 kota mengalami inflasi dan 3 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Gunungsitoli sebesar 1,87% dengan IHK sebesar 107,85 dan terendah terjadi di Tanjung Selor sebesar 0,05% dengan IHK sebesar 102,47.

Sementara deflasi tertinggi terjadi di Luwuk sebesar 0,26% dengan IHK sebesar 107,51 dan terendah terjadi di Ambon sebesar 0,07% dengan IHK sebesar 105,52.

BPS menilai inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,49%; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,03% ; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,03%.

Kemudian kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,08%; kelompok kesehatan sebesar 0,19%; kelompok transportasi sebesar 0,46%; dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,27%.

Sementara itu kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01%; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,01%; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,29%. Sementara kelompok yang tidak mengalami perubahan, yaitu kelompok pendidikan.

Sedangkan komponen inti pada Desember 2020 mengalami inflasi sebesar 0,05%. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari– Desember) 2020 dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Desember 2020 terhadap Desember 2019) sebesar 1,60%. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

2 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

3 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

3 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

7 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

16 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

17 hours ago