Jakarta–Industrial Bank of Korea (IBK) meminati pasar Indonesia dan berencana lakukan merjer dan akuisisi (M and A) perbankan di Indonesia. Ini dilakukan untuk memuluskan langkah masuk ke pasar terbesar di ASEAN.
Hal itu diungkapkan Dae-Sung Lee selaku Chief Deputy General Manager Industrial Bank of Korea pada acara Indonesia-Korea Financial Cooperation Forum di Jakarta, Rabu, 12 April 2017.
Ia menjelaskan kesempatan akusisi serta merger di pasar perbankan Indonesia sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk menjadi pemain keuangan yang lebih besar di Asia,
“Indonesia merupakan satu-satunya negara di mana IBK tidak memiliki cabang di bandingkan negara-negara lain yang lebih dari 1.000 perusahaan Korea Selatan telah membuat terobosan cabang,” ujar Dae Sung Lee. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More