News Update

Industri Keuangan Siap Dorong Transaksi Digital

JakartaChief Executive Officer (CEO) Standard Chartered Bank Indonesia (Standard Chartered) Rino Donosepoetro mengungkapkan, pihaknya akan menggencarkan transaksi digital dengan menerapkan layanan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia Generasi II (SKNBI).

“SKN ini merupakan sebuah inovasi perbankan di mana costumer akan dimudahkan dengan pelayanan full digital dalam setiap transaksinya. Dalam hal ini tentu akan lebih meningkatkan efisiensi dalam proses pembayaran,” jelas Rino di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Mitra Phinasthika Mustika Finance (MPM Finance) Johny Kandano mengungkapkan hal yang sama dan berharap ke depan layanan SKBN tersebut dapat dilaksanakan oleh para nasabahnya.

“Kami tentu telah menyambut baik dengan sistem ini, dengan sistem ini kami dari MPM sendiri dimudahkan untuk menagih pembayaran klien kami tanpa harus kita menjadi nasabah dari bank tertagih. Selain itu kemudahan lain ialah para klien tidak harus ke bank untuk membayar tagihan, karena sudah ia lakukan transaksi melalui digital kami,” jelas Johny.

Johny juga mengungkapkan, pihaknya akan mendorong transaksi digital dengan sistem ini. Ia optimistis pada tahun ini transaksi tunai dapat turun sekitar 5 persen.

“Transaksi di kami memang saat ini masih banyak yang tunai datang ke bank, di Jabodetabek saja kisaran 90 persen. Ya kita harap dapat turun menjadi 85 persen pada Jabodetabek,” ucapnya.

Standard Chartered sendiri telah berkerja sama dengan MPM Finance guna saling mendorong sistem pembayaran kredit serta penagihan para nasabah MPM Finance serta SCBI. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Suheriadi

Recent Posts

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

1 hour ago

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

2 hours ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

2 hours ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

2 hours ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

3 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

3 hours ago