Industri Keuangan Harus Didorong Pembiayaan Berkelanjutan

Industri Keuangan Harus Didorong Pembiayaan Berkelanjutan

Rekening Efek Dibobol, OJK Kaji Sanksi Bagi Bank Penampung Kejahatan IT
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta–Pertumbuhan jumlah penduduk dunia akan menuju 9 miliar. Sementara, daya dukung lingkungan hanya untuk 4,7 miliar orang. Kondisi ini memaksa masyarakat dunia makin waspada akan pentingnya pembangunan yang berkelanjutan. Pun demikian dengan industri keuangan, yang seharusnya makin menyadari pentingnya pembiayaan berkelanjutan. Tak hanya untuk perbankan, kesadaran akan pentingnya pembiayaan berkelanjutan juga diharapkan meningkat di industri pasar modal, asuransi dan lain-lain.

” Yang bisa dilakukan industri keuangan dengan pendekatan seperti itu paling tidak menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan perkembangan sosial,” kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Muliaman D Hadad dalam acara Bedah Buku “Sustainable Financing Industri Jasa Keuangan Dalam Pembiayaan Berkelanjutan” di Jakarta, Jumat 4 Desember 2015.

Muliaman menuturkan, fokus pertumbuhan ekonomi seharusnya pada pembangunan jangka menengah panjang. Di Indonesia, pembiayan berkelanjutan sudah dimulai inisiatifnya misalnya dengan penerbitan greenbonds. Sementara di perbankan telah ada pembiayaan mikrohidro.

” ini jadi pilot project yang secara bertahap dikenalkan di Indonesia, beberapa bank sedang menerapkan ini, dan kita dorong semakin banyak institusi keuangan yang menerapkan ini, tapi memang tak semudah membalik tangan, perlu ada edukasi intensif,” tandasnya.(*) Ria Martati

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]