News Update

Industri Diharap Dapat Memanfaatkan Momentum Pelonggaran LTV

Jakarta – Seluruh industri keuangan khususnya bank serta industri properti diharap dapat memanfaatkan momentum relaksasi kebijakan maksimum nilai kredit atau Loan to Value (LTV) milik Bank Indonesia (BI).

Hal tersebut disampaikan oleh Bankir Senior sekaligus Pendiri Grup Lippo, Mochtar Riady pada acara seminar Infobank “Mencari Sumber Pembiayaan Jangka Panjang” di Shangri-La Hotel Jakarta. Mochtar Riady menilai, dengan memanfaatkan momentum para pelaku bisnis dapat turut meningkatkan perekonomian nasional.

“Saya kira kebijakan pelonggaran KPR yang telah dilakukan BI jelas sebuah stimulus ekonomi. Ini adalah suatu hal yang sangat positif yang perlu di tanggapi oleh kita semua, dan ini momentum yang baik,” kata Mochtar Riady di Shangri-La Hotel Jakarta, Kamis 12 Juli 2018.

Mochtar sendiri mengungkapkan kisah suksesnya dahulu bisa diraih berkat adanya ketanggapan momentum darinya akan sebuah perubahan, mulai dari membangun Bank Buana hingga Bank BCA.

Baca juga: Ada Pelonggaran LTV, Developer Lebih Leluasa Pasarkan Properti

Tak hanya itu, dirinya juga mengimbau kepada Pemerintah untuk dapat mendukung pelaku pasar dengan kebijakan yang membangun. Dirinya mencontohkan kondisi perekonomian negara Tiongkok yang menjadi negara besar dengan memfokuskan pada empat segmen.

“Kita bisa tau bahwa pembangunan perekonomian suatu negara misalnya Tiongkok caranya mulai pembangunan urbanisasi, kedua infrastruktur ketiga industri kendaraan dan keempat industri elektronik. Dengan demikian kita lihat Tiongkok mulai menjadi raksasa,” tambah Mochtar Riady.

Sebagai informasi, Bank Indonesia (BI) telah menetapkan kebijakan relaksasi aturan rasio kredit terhadap agunan atau Loan to Value (LTV) yang akan mulai diterapkan pada Agustus 2018. Nantinya untuk rasio LTV Fasilitas Kredit (FK) pertama tidak diatur lagi dan untuk Fasilitas Kredit dua dan seterusnya LTV dikisaran 80% sampai dengan 90%.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

44 mins ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

1 hour ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

2 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

2 hours ago

Banggar DPR Tolak Pemangkasan Subsidi BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More

2 hours ago

Pemerintah Batasi Tiket Pesawat Naik 9-13 Persen, Gelontorkan Subsidi Rp2,6 T

Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More

2 hours ago