Jokowi Setujui 227 Proyek Masuk Proyek Strategis Nasional
Batam – Peneliti Universitas Indonesia (UI), Rofikoh Rokhim meyakini Indonesia kedepan bisa jadi salah satu negara dengan kekuatan ekonomi sangat besar di dunia.
Bahkan berdasarkan data IMF, menyebutkan Indonesia di 2050 bisa jadi empat negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia.
Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat Indonesia menjadi penyumbang GDP terbesar di Asean, dengan angka hingga mencapai 36,5% atau sebesar USD932,26 miliar, kemudian disusul Thailand 15,9% atau sebesar USD406,84 miliar.
“Kita liat, data proyeksi IMF di 2016 posisi Indonesia sudah berada di urutan delapan,” kata Rofikoh di Batam, Kamis, 7 Desember 2017.
Ia mengungkapkan, hingga kuartal III 2017, GDP paling besar sendiri disumbangkan oleh sektor industri atau sebesar 19,93%. Kemudian disusul oleh agriculture sebesar 13,96%.
Disisi lain berbicara inflasi, sejauh ini dinilainya juga mulai terkendali, seiring dengan langkah pemerintah dalam menjaga kondisi pasar.
Bahkan tambahnya saat ini inflasi dari bulan ke bulan selalu berubah ubah. Jika contoh pada bulan Mei paling tinggi terjadi karena makanan, seiring jelang lebaran. Sesudah itu bulan berikutnya penyumbang inflasi paling besar lebih ke transportasi, karena orang mudik butuh kendaraan dan lain-lain.
“Keberhasilan pemerintah dalam menyalurkan makanan ke daerah, membuat pangan terkendali,” jelasnya.
Kini lanjutnya tantangan terbesar Indonesia untuk menjadi salah satu ekonomi terbesar di dunia yakni, mendorong ekspor bisa lebih bergairah.
“Ekspor saat ini sudah mulai positif, khususnya CPO, dan mineral. Selain itu yang juga jadi perhatian ada karet yang menjadi no 4 di dunia. Ada juga potensi minyak nilam. Harganya mahal, dari Aceh dan Purwokerto,” tutupnya. (*)
Poin Penting Budi Herawan kembali terpilih sebagai Ketua AAUI periode 2026–2030 melalui aklamasi, mencerminkan kepercayaan… Read More
Poin Penting Total aset keuangan syariah mencapai Rp3.100 triliun per Desember 2025, tumbuh 8,61 persen… Read More
Poin Penting Program GERAK Syariah 2026 berhasil menghimpun Rp6,83 triliun, naik 241,5 persen dibanding tahun… Read More
Poin Penting CACI memastikan likuiditas dan stabilitas transaksi tetap terjaga di tengah volatilitas pasar kripto.… Read More
Poin Penting PT Asuransi Jiwa Sequis Life mendorong masyarakat melakukan “reset finansial” pasca-Lebaran untuk memulihkan… Read More
Poin Penting BNI tetap menyediakan layanan perbankan selama libur Paskah 3 April 2026 melalui operasional… Read More