Indonesia Mampu Jadi Pemimpin Penerapan ESG di ASEAN

Indonesia Mampu Jadi Pemimpin Penerapan ESG di ASEAN

Indonesia Mampu Jadi Pemimpin Penerapan ESG di ASEAN
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bahwa Indonesia memiliki potensi untuk menjadi pemimpin dalam penerapan Environmental Social Governance (ESG) di kawasan ASEAN. Hal tersebut ditandai dengan semakin tingginya implementasi keuangan berkelanjutan yang lebih memperhatikan lingkungan sekitar.

“Indonesia bisa menjadi jembatan terhadap suara kolektif negara-negara yang tergabung dalam ASEAN, khususnya untuk implementasi keuangan berkelanjutan dan ESG,” jelas Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam paparan virtualnya, 27 Juli 2021.

ESG sendiri merupakan faktor-faktor yang perlu diperhatikan oleh suatu perusahaan untuk menuju bisnis yang berkelanjutan atau sustainable. Ketiga faktor tersebut adalah lingkungan, sosial dan tata kelola.

Lebih jauh, Wimboh menilai, penunjukkan Indonesia sebagai Presiden G20 pada 2022 bisa menjadi momentum untuk menunjukkan kepedulian Indonesia terhadap keuangan berkelanjutan dan ESG. Menurutnya, ESG akan menjadi salah satu agenda yang bakal dibahas pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ekonomi terbesar dunia itu.

“Ini adalah momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan bahwa kita concern dan menjadi salah satu agenda dalam G20,” ujar Wimboh. (*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]