Jakarta–Indonesia siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa 9KTT luar biasa Organisasi Konferensi Islam (OKI). Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, KTT Luar Biasa nantinya akan membahas perbatasan-perbatasan wilayah negara muslim di Masjid Al Aqsa.
“Indonesia telah diminta mejadi tuan rumah menggantikan Maroko. Semula KTT Luar Biasa ini akan diselenggarakan di Maroko, namun Maroko menyatakan ketidaksanggupannya” ujar Jokowi.
Jokowi menambahkan, KTT Oki ini menjadi bagian dari upaya Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang aman, negara yang ramah sehingga baik untuk dikunjungi.
Sekretaris Kabinet, Pramono Anung menjelaskan, KTT Luar Biasa OKI ke-5 akan diselenggarakan di Jakarta pada 6-7 Maret 2016. Rencananya, akan ada sekitar 56 Kepala Negara/Kepala Pemerintahan yang diundang.
Sementara, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi menyampaikan, rangkaian acara KTT Luar Biasa tersebut terdiri dari pertemuan Senior Officer Meeting (SOM) yang akan dilanjutkan dengan pertemuan tingkat Menlu. Hasil KTT sendiri, lanjutnya adalah support political statement dan action oriented based from work.(*)
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More