Indonesia dan Timor Leste Sepakat Perkuat Kerja Sama Ekonomi

Indonesia dan Timor Leste Sepakat Perkuat Kerja Sama Ekonomi

Timor Leste
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Indonesia dan Timor Leste berkomitmen untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi. Hal ini diungkapkan dalam pertemuan bilateral Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Republik Demokratik Timor Leste Jose Ramos-Horta, yang digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 19 Juli 2022.

“Kita membahas berbagai kerja sama bilateral dengan terbuka dan bersahabat. Komitmen penguatan kerja sama ekonomi menjadi fokus pembahasan,” ujar Presiden Jokowi dalam pernyataan pers bersama dengan Presiden Ramos-Horta usai pertemuan.

Secara rinci Kepala Negara menyampaikan sejumlah kesepakatan yang dicapai kedua negara. Pertama, Indonesia dan Timor Leste sepakat untuk terus meningkatkan perdagangan dua negara. Presiden yakin perdagangan dua negara bisa terus ditingkatkan dengan melihat tren hubungan perdagangan yang terus positif.

Kedua, Indonesia dan Timor Leste sepakat untuk memperkuat konektivitas darat dan laut. “Untuk jalur darat, saya harapkan peluncuran trayek bus rute Kupang-Dili dapat segera dilakukan dan untuk konektivitas laut, saya menilai pentingnya untuk membuka rute kapal Kupang-Dili-Darwin,” ucap Presiden.

Ketiga, kedua pemimpin sepakat untuk memperkuat pembangunan perbatasan. Pembangunan PLBN (Pos Lintas Batas Negara) Napan diharapkan dapat selesai tahun ini. Presiden Jokowi juga mendorong agar Joint Border Comittee dapat dilakukan kembali.

Lebih lanjut, BUMN dan perusahaan-perusahaan Indonesia juga berkomiten untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Timor Leste, termasuk di bidang infrastruktur. Kedua negara juga diharapkan dapat segera menyelesaikan bilateral investment treaty. Nilai investasi Indonesia di Timor Leste saat ini mencapai US$818 juta, terutama di sektor perbankan, migas, dan telekomunikasi.

Selain kerja sama ekonomi, kedua pemimpin juga membahas isu terkait penyelesaian negosiasi perbatasan. Saat ini terdapat dua segmen perbatasan darat yang tersisa, yaitu segmen Noel Besi-Citrana dan Bijael Sunan-Oben. (*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]