Jakarta – Indonesia akan mendapatkan kiriman jutaan dosis vaksin COVID-19 dari AstraZeneca.
Mengutip situs satgas penanganan covid-19, Senin 1 Febuari 2021, pengadaan ini akan melalui skema kerjasama multilateral GAVI COVAX Facility dari World Health Organization (WHO) dan Global Alliance for Vaccine and Immunization (GAVI).
Seperti diketahui, pada 29 Januari 2021 lalu, GAVI menyampaikan konfirmasi indikasi alokasi tahap awal sebesar 13,7 juta hingga 23,1 juta dosis vaksin AstraZeneca
Pengiriman ini akan dilakukan melalui 2 tahap, yakni di Kuartal I (sebanyak 25-35%) dan Kuartal II (sebanyak 65-75%).
Kendati demikia vaksin AstraZeneca harus mendapatkan Emergency Use of Authorization (EUA) dari Badan POM sebelum dapat digunakan di Indonesia. (*)
Poin Penting OJK masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar mekanisme pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek… Read More
Poin Penting Kadin Indonesia mendorong integrasi Asia Pasifik melalui ABAC Meeting I 2026 untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Maybank AM meluncurkan tiga reksa dana baru—MYMONEY, MYGNETS, dan MYHIDIV—untuk memperluas pilihan investasi… Read More
Poin Penting BTN catat laba konsolidasian Rp3,5 triliun pada 2025, naik 16,4 persen yoy, didorong… Read More
Poin Penting BEI menaikkan porsi saham free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen, dengan… Read More
Poin Penting Thomas Djiwandono resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur BI periode 2026–2031 oleh MA, menggantikan… Read More