Nasional

Indonesia AirAsia Siapkan 180 Penerbangan Ekstra Selama Nataru

Jakarta – Indonesia AirAsia melakukan pemeriksaan ramp check pada pesawat-pesawat yang akan digunakan selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Pemeriksaan ini dilakukan demi keamananan dan kenyamanan penumpang, terutama di momen Nataru. Di momen ini Indonesia AirAsia mengoperasikan 25 pesawat dengan 180 penerbangan ekstra.

Direktur Utama Indonesia AirAsia, Veranita Yosephine, mengatakan bahwa, pemeriksaan ramp check merupakan kegiatan rutin dari prosedur operasional reguler yang bertujuan untuk mengutamakan keamanan dan kenyamanan penumpang di setiap penerbangan.

“Namun, pada periode dengan lalu lintas penerbangan tinggi seperti saat ini, kami memberikan perhatian ekstra untuk memastikan semua aspek operasional berjalan lancar, demi menghadirkan pengalaman terbaik bagi para penumpang yang akan menikmati liburan bersama teman dekat maupun keluarga tercinta,” ucap Veranita dikutip, 27 Desember 2024.

Baca juga: Indonesia AirAsia Tambah Kapasitas, Siapkan 554 Ribu Kursi untuk Libur Nataru
Baca juga: LRT Jabodebek Catat Lonjakan Penumpang 46,9 Persen saat Libur Natal 2024

Adapun, kegiatan ramp check ini mencakup pemeriksaan menyeluruh pada interior dan eksterior pesawat, meliputi area kabin, kokpit, pintu darurat, fan blade, serta roda pesawat (landing gear dan nose wheel).

Seluruh pemeriksaan dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, guna memastikan pesawat dalam kondisi prima, layak terbang, dan siap menghadirkan
pengalaman penerbangan yang aman (airworthy for flight).

Sebagai informasi, selama periode Nataru dari 15 Desember 2024 hingga 7 Januari 2025, Indonesia AirAsia telah menyiapkan 554 ribu kursi penerbangan dengan menambahkan lebih dari 180 penerbangan ekstra serta mengoperasikan 25 pesawat.

Upaya ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan transportasi udara yang memadai bagi para penumpang selama masa liburan.

Penambahan penerbangan ekstra ini difokuskan pada rute-rute domestik favorit, yaitu Jakarta-Bali, Jakarta-Silangit, dan Banjarmasin-Bali. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

17 mins ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

6 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

7 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

8 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

9 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

12 hours ago