Keuangan

Indolife Pensiontama Sabet Penghargaan Top 20 Financial Institutions 2025 dari The Finance

Poin Penting

  • Indolife Pensiontama meraih penghargaan Top 20 Financial Institutions 2025 kategori asuransi jiwa bermodal sendiri Rp5 triliun ke atas, serta Harry Sumanto Widjaja dinobatkan sebagai The Best CFO 2025 oleh The Finance.
  • Penghargaan ini menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat strategi bisnis dan meningkatkan jumlah nasabah seiring pulihnya ekonomi nasional.
  • Hingga Juni 2025, aset Indolife Pensiontama mencapai Rp61,33 triliun, menempatkannya sebagai perusahaan asuransi jiwa dengan aset terbesar kedua di Indonesia

Jakarta – PT Indolife Pensiontama sukses menyabet penghargaan dalam ajang Top 20 Financial Institutions 2025 untuk kategori Perusahaan Asuransi Jiwa Bermodal Sendiri Rp5 Triliun ke Atas yang digelar The Finance, majalah digital besutan Infobank Media Group di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, 28 Oktober 2025.

Penghargaan tersebut diberikan The Finance sebagai bentuk apresiasi kinerja perusahaan dan performa pelaku industri jasa keuangan dalam periode 2022 hingga 2024. 

Di kesempatan yang sama, Direktur Keuangan Indolife Pensiontama Harry Sumanto Widjaja juga dinobatkan penghargaan sebagai The Best CFO 2025 versi The Finance.

Harry menyampaikan apresiasinya atas penghargaan Top 20 Financial Institutions Awards 2025 dan The Best CFO 2025 dari The Finance.

“Kami sangat berterima kasih dan merasa terhormat atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan ini menjadikan kami lebih percaya diri menjalankan bisnis ke depan,” kata Harry, kepada Infobanknews, Selasa, 28 Oktober 2025. 

Baca juga: CFO Jadi Nakhoda di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Harry berharap, penghargaan yang kali pertama diraih sebagai The Best CFO 2025 ini bisa kembali dipertahankan dengan kinerja solid perusahaan.

“Dan mudah-mudahan kita bisa mempertahankan posisi kita,” tambahnya.

Sejalan dengan penghargaan ini, PT Indolife Pensiontama menatap optimisme arah strategi bisnis perseoran ke depan. 

Sebagai perusaahaan asuransi jiwa, kata Harry, Indolife Pensiontama berharap mampu meningkatkan jumlah nasabah seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi Indonesia.

Baca juga : Bank Kalteng Raup Laba Rp310,12 Miliar di Kuartal III 2025, Tumbuh 8,21 Persen

Sejumlah strategi jitu pun telah diterapkan dalam mendongkrak portofolio bisnis perusahaan. Salah satunya, dengan menawarkan promo menarik perusahaan dalam mendongkrak jumlah nasabah.

“Strategi sih masih sama ya dari kita pakai cara kita dari referral, terus ada program-program member dari perusahaan dan lain-lain,” jelasnya.

Terkait target kinerja di akhir 2025, lanjut Harry, perseroan membidik pertumbuhan dari sisi total aset. Diketahui, saat ini aset perseroan mencapai Rp61,33 triliun per Juni 2025.

“Mudah-mudahan bisa dinaik lagi sedikit di sisi bulan akhir 2025. Tapi kita saat ini rangking dua dari segi aset. Saat ini total aset sekitar Rp60 triliun,” pungkasnya.

Saat ini, total aset yang dimiliki Indolife Pensiontama sebagai perusahaan asuransi jiwa merupakan yang terbesar kedua di Indonesia setelah Manulife Indonesia. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

8 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

8 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

9 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

9 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

9 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

11 hours ago