Info Anda

Indofood Luncurkan Makanan Ringan Baru

Jakarta–PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) meluncurkan produk terbarunya “Qtela Opak”. Peluncuran varian baru ini sekaligus memperkuat posisi Qtela sebagai pemimpin pasar di kategori makanan ringan moderen berkonsep tradisional.

Berdasarkan hasil riset Qtela di awal tahun ini, opak yang berbahan dasar singkong ini merupakan salah satu cemilan kesukaan orang Indonesia dari berbagai kalangan.

ICBP sebagai produsen makanan ringan ternama menjawab kebutuhan konsumen Indonesia akan cemilan nikmat serta berkualitas berkualitas dengan meluncurkan Qtela Opak yang diproses secara higienis dan moderen.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan cemilan nikmat serta berkualitas bagi konsumen Indonesia melalui berbagai inovasi. Qtela melengkapi portofolio bisnisnya dalam ranah makanan ringan berkonsep tradisional yang dikemas secara moderen dengan meluncurkan Qtela Opak. Produk ini akan menjadi cemilan favorit keluarga Indonesia dan juga dapat meambah kehangatan saat berkumpul bersama,” kata Direktur ICBP, Suaimi Suriady, diacara Buka Puasa Bersama, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa, 21 Juni 2016.

Qtela Opak hadir dalam dua pilihan rasa yang sangat cocok dengan lidah konsumen Indonesia, yaitu Cabai Goreng dan Barbeque. Rasa singkong yang khas serta tektur yang renyah akan membuat konsumen Indonesia tidak bosan mengunyah Qtela Opak, apalagi ketika konsumsi saat berkumpul bersama keluarga.

Sebagai informasi saha, Qtela Opak terbuat dari campuran singkong dengan tepung yang dibuat dalam lembaran, dikeringkan, dibentuk digoreng, kemudian diberi bumbu. Seluruh proses dilakukan secara higienis dan dengan teknologi tinggi berdasarkan standar mutu dan keamanan pangan ISO 22000, sehingga konsumen tidak perlu khawatir dengan kualitas produk ini. (*) Dwitya Putra

 

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

6 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

6 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

7 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

9 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

11 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

20 hours ago