I Gde Eka Sarmaja, Director Health & Wealth Business Leader Mercer Indonesia dan Michael Djumadi, Associate Director Health & Wealth Mercer Indonesia sedang berdiskusi tentang sistem pensiun di Indonesia, sesaat setelah memaparkan hasil indeks sistem pensiun Melbourne Mercer Global Pension Index 2017. Hasil riset yang menilai indeks sistem pensiun di 30 negara, termasuk Indonesia tersebut, menempatkan Indonesia pada peringkat D, dengan nilai indeks 49,9 bersama Tiongkok, India, Korea, Jepang, Afrika Selatan, Mexico dan Argentina. Skor Indonesia kurang 0,1 poin lagi untuk naik ke kategori C. Dalam paparan tersebut, disampaikan bahwa Indonesia masih perlu memperbaiki sistem pensiun, di antaranya termasuk mulai memberikan tunjangan minimum bagi warga lanjut usia dengan status ekonomi rendah di Indonesia; menaikkan jumlah program pensiun bagi kalangan pekerja; dan memperbaiki ketentuan perundangan untuk sistem pensiun swasta. (*)
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More