Market Update

Indeks INFOBANK15 Sepekan Menguat 1,09 Persen, Saham BBNI Paling Moncer

Poin Penting

  • Setelah sempat mencetak rekor All Time High di 8.351,05 pada sesi I, IHSG ditutup turun tipis 0,03% ke level 8.271,72 pada akhir perdagangan Jumat (24/10).
  • Indeks INFOBANK15 naik 1,09 persen ke posisi 1.028,5, menunjukkan performa kuat saham-saham bank dengan fundamental solid dan likuiditas tinggi.
  • Saham bank pelat merah mendominasi penguatan – BBNI naik 3,07 persen, BMRI 2,71 persen, BJBR 1,28 persen, BBTN 0,84 persen, dan BBRI 0,79 persen.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jumat, 24 Oktober 2025 berakhir ditutup berbalik ke zona merah pada level 8.271,72 atau melemah tipis 0,03 persen dari level 8.274,35. 

Padahal, IHSG hingga perdagangan sesi I masih bergerak hijau dan sempat menyentuh All Time High (ATH) baru di posisi 8.351,05. Namun memasuki sesi II pergerakannya mulai menurun dan berakhir ditutup merah.

Meski begitu, beberapa indeks dalam negeri mampu bergerak positif. Rincianya, IDX30 naik 0,22 persen menjadi 434,30 dan Sri-Kehati menguat 1,08 persen menjadi 379,52. Sedangkan, LQ45 flat di 828,10 dan JII melemah 0,55 persen menjadi 573,78.

Baca juga: Anak Usaha Erajaya Bicara Soal Peluang IPO

Indeks INFOBANK15 Menguat

Salah satu indeks lainnya, yakni indeks INFOBANK15 yang mengukur kinerja harga dari 15 saham perbankan dengan faktor fundamental yang baik dan likuiditas perdagangan yang tinggi turut mengalami penguatan 1,09 persen ke posisi 1.028,5.

Berdasarkan hal tersebut, mayoritas saham bank dalam indeks INFOBANK15 mengalami pergerakan yang menguat, antara lain:

  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) naik 3,07 persen di level Rp4.370
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) meningkat 2,71 persen ke posisi Rp4.550
  • PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) menguat 1,28 persen pada posisi Rp790
  • PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) naik 0,84 persen ke level Rp1.205
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) meningkat 0,79 persen pada level Rp3.850
  • PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) menguat 0,42 persen ke level Rp2.380.
Baca juga: Bukalapak Mau Buyback Saham Lagi, Segini Nilainya

Sementara itu, beberapa saham mengalami pelemahan, diantaranya adalah:

  • PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) merosot 2,49 persen ke posisi Rp1.370
  • PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) turun 1,14 persen di posisi Rp2.610
  • PT Bank Jago Tbk (ARTO) melemah 0,96 persen ke level Rp2.060
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merosot 0,60 persen ke level Rp8.275
  • PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) turun 0,49 persen ke posisi Rp1.010

Adapun, saham sisanya bergerak stagnan, dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) di level Rp1.705, PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) flat pada level Rp1.355, PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) di posisi Rp830, dan PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) di level Rp226. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

7 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

9 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

10 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

10 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

10 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

10 hours ago