Market Update

Indeks INFOBANK15 Naik Tipis, Saham Bank Bergerak Campuran

Poin Penting

  • IHSG menguat 0,73 persen ke level 8.099,33; seluruh indeks domestik turut naik.
  • Indeks INFOBANK15 naik tipis 0,04 persen, dengan AGRO dan ARTO memimpin penguatan saham bank.
  • Saham perbankan bergerak variatif: sebagian naik, sebagian terkoreksi, sementara BRIS, BNGA, dan BJBR stagnan.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jumat, 26 September 2025, kembali ditutup di zona hijau ke level 8.099,33 atau menguat 0,73 persen dari posisi 8.126,55.

Seluruh indeks domestik turut mengalami penguatan. IDX30 naik 0,87 persen ke 421,51, LQ45 menguat 0,87 persen ke 802,61, Sri-Kehati naik 0,51 persen ke 370,16, dan JII melonjak 1,64 persen ke 541,68.

Kemudian, salah satu indeks lainnya, yakni indeks INFOBANK15 yang mengukur kinerja harga dari 15 saham perbankan dengan faktor fundamental yang baik dan likuiditas perdagangan yang tinggi turut mengalami penguatan tipis 0,04 persen ke posisi 1.011,98.

Baca juga: Daftar 5 Saham Penggerak IHSG Pekan Ini, PGUN Naik 127 Persen

Berdasarkan hal tersebut, sebagian saham bank dalam indeks INFOBANK15 mengalami pergerakan yang menguat, antara lain:

  • PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) naik 3,42 persen ke level Rp242
  • PT Bank Jago Tbk (ARTO) meningkat 3,37 persen ke level Rp2.150
  • PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menguat 1,96 persen ke level Rp1.300
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik 1,38 persen ke posisi Rp4.420
  • PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) meningkat 0,62 persen ke level Rp810
  • PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) menguat 0,42 persen ke level Rp2.390.

Lalu, sebagian besar saham lainnya mengalami pelemahan, antara lain:

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 0,97 persen ke level Rp7.625
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) merosot 0,74 persen pada level Rp4.040
  • PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) melemah 0,71 persen ke posisi Rp1.390
  • PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) turun 0,45 persen ke posisi Rp1.105
  • PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) merosot 0,37 persen pada level Rp1.350
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) melemah 0,24 persen di level Rp4.180.
Baca juga: IHSG Sepekan Ditutup Naik 0,60 Persen, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp14.888 Triliun

Adapun, tiga saham sisanya bergerak stagnan, dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) berada di posisi Rp2.670, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) flat di level Rp1.695, dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) parkir pada posisi Rp770. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

44 mins ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

3 hours ago

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

3 hours ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

4 hours ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

4 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

4 hours ago