Market Update

Indeks INFOBANK15 Menguat 1,18 Persen di Tengah Tekanan MSCI

Poin Penting

  • IHSG rebound kuat pada penutupan Jumat (30/1/2026), menguat 1,18 persen ke level 8.329,60, setelah sebelumnya sempat tertekan dan mengalami trading halt dua kali dalam sepekan
  • Seluruh indeks domestik kompak menguat, dengan LQ45 naik 2,52 persen dan INFOBANK15 melonjak 2,39 persen
  • Mayoritas saham bank di INFOBANK15 menguat, dipimpin BANK dan BRIS yang naik di atas 6 persen, sementara hanya BTPS yang melemah.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jumat, 30 Januari 2026 ditutup menguat 1,18 persen ke posisi 8.329,60 dari posisi 8.232,20.

Seluruh indeks domestik turut ditutup menguat. IDX30 naik 1,96 persen ke level 429,75, Sri-Kehati menguat 1,91 persen menjadi 372,91, LQ45 meningkat 2,52 persen ke 833,54, dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,09 persen ke 558,30.

Salah satu indeks lainnya, yakni indeks INFOBANK15 yang mengukur kinerja harga dari 15 saham perbankan dengan faktor fundamental yang baik dan likuiditas perdagangan turut mengalami penguatan 2,39 persen ke posisi 1.010,8.

Baca juga: IHSG Sepekan Ambles Hampir 7 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp15.046 Triliun

Lebih lanjut, mayoritas saham bank dalam indeks INFOBANK15 juga mengalami pergerakan yang positif, di antaranya adalah:

  • PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) naik 6,56 persen ke level Rp650 per saham
  • PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) meningkat 6,13 persen pada level Rp2.250
  • PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) menguat 4,81 persen ke level Rp218
  • PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) naik 4,24 persen ke posisi Rp1.230
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) meningkat 4,10 persen di posisi Rp4.820
  • PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) menguat 3,66 persen pada level Rp2.550
  • PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) naik 3,37 persen ke posisi Rp1.075
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) meningkat 2,78 persen ke posisi Rp7.400
  • PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) menguat 1,77 persen di level Rp1.440
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) naik 1,58 persen di level Rp4.490
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) meningkat 0,79 persen pada level Rp3.810.

Selanjutnya, hanya saham PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) yang mengalami pelemahan sebanyak 0,82 persen ke posisi Rp1.205.

Adapun, tiga saham lainnya terpantau flat, yakni PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) pada level Rp1.815, PT Bank Jago Tbk (ARTO) di posisi Rp1.700, dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) stagnan di level Rp805.

Baca juga: Simak Proyeksi Arah IHSG usai Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI

Trading Halt Dua Kali

Diketahui, IHSG pada perdagangan Rabu, 28 Januari 2026 sempat merosot hingga 8 persen. Ini memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan trading halt atau penghentian sementara perdagangan. Selang sehari kemudian, IHSG juga sempat mengalami trading halt kembali.

Anjloknya IHSG tersebut imbas dari keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan rebalancing saham Indonesia akibat isu free float dan transparansi. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

AAUI Ungkap Penyebab Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,8 Persen di 2025

Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More

9 hours ago

Total Klaim Asuransi Umum Naik 4,1 Persen Jadi Rp48,96 Miliar di 2025

Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More

11 hours ago

Indonesia Diminta jadi Wakil Komandan Misi Gaza, Ini Pernyataan Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More

12 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More

13 hours ago

Pendapatan Premi Asuransi Umum Tumbuh 4,8 Persen Jadi Rp112,81 Miliar pada 2025

Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More

13 hours ago

Ekonom Permata Bank Proyeksi Kredit Perbankan Tumbuh 10 Persen di 2026

Poin Penting Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan kredit perbankan tumbuh sekitar 10 persen… Read More

13 hours ago