Moneter dan Fiskal

Indeks Harga Perdagangan Besar Naik di Desember 2023, Cek Rinciannya

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) secara umum nasional sebesar 3,14 persen secara tahunan (yoy).  Adapun, tingkat IHPB secara bulanan (mtm) pada Desember 2023 sebesar 0,37 persen.

Secara bulanan, kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada sektor pertanian sebesar 1,57 persen mtm. Sedangkan pada sektor pertambangan dan penggalian serta industri naik masing-masing naik sebesar 0,26 dan 0,09 persen.

“Andil sektor pertanian pada perubahan IHPB bulan ke bulan sangat dominan yaitu sebesar 0,30 persen. Sementara sektor industri hanya menyumbang sebesar 0,07 persen,” kata Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam Rilis BPS, Selasa 2 Januari 2024. 

Baca juga: BPS Catat Inflasi 2,61 Persen di 2023, Beras Hingga Cabai Merah jadi Penyumbang Terbesar

Sedangkan, IHPB konstruksi pada Desember 2023 mengalami deflasi sebesar -0,08 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Adapun, tingkat IHPB kontruksi secara tahunan sebesar 0,54 persen.

Pada Desember2023 secara bulanan hampir seluruh kelompok jenis bangunan mengalami inflasi. Kecuali, pada kelompok bangunan pekerjan umum untuk jalan, jembatan dan pelabuhan yang mengalami deflasi sebesar 0,46 persen.

“Inflasi IHPB kelompok banguanan/konstruksi terjadi pada kelompok bangunan dan instalasi listrik, gas, air minum dan komunikasi sebesar 0,34 persen. Sementara itu, inflasi terendah pada kelompok bangunan lainnya sebesar 0,05 persen,” jelasnya.

Baca juga: Meski Neraca Perdagangan Surplus Selama 43 Bulan, Pemerintah Tetap Waspada Risiko Global

Kemudian, komoditas bahan bangunan yang mengalami perubahan indeks harga pada Desember 2023 antara lain, gypsum naik sebesar 2,27 persen dengan andil 0,05 persen. Kemudian, besi konstruksi bangunan 0,96 persen dengan andil 0,04 persen, dan besi beton 0,18 persen dengan andil 0,02 persen.

Sedangkan, komoditas yang mengalami penurunan yaitu rangka atap baja turun -0,62 persen dengan andil -0,0 persen, lantai -0,47 persen dengan andil -0,02 persen, serta solar -3,50 persen dengan andil -0,22 persen. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab

PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More

33 mins ago

Ma’ruf Amin: Hijrah Finansial jadi Kunci Akselerasi Ekonomi Syariah Nasional

Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More

33 mins ago

Whoosh Delay akibat Penumpang Tahan Pintu Kereta, KCIC Angkat Bicara

Poin Penting KCIC mengecam penumpang yang menahan pintu Whoosh di Padalarang karena melanggar aturan dan… Read More

51 mins ago

Kredit Bermasalah Pindar Naik di Awal 2026, OJK Ungkap Penyebabnya

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan mencatat rasio kredit bermasalah pindar (TWP90) naik menjadi 4,38% pada… Read More

1 hour ago

BRI Sepakat Tebar Dividen Rp52,10 Triliun, 91 Persen dari Laba 2025

Poin Penting BBRI membagikan dividen Rp52,10 triliun dari laba bersih 2025 sebesar Rp56,65 triliun, dengan… Read More

1 hour ago

Kejagung Ungkap Modus Pengondisian Tender dalam Kasus Petral

Poin Penting Kejagung mengungkap modus pengondisian tender yang menyebabkan harga minyak dan produk kilang dalam… Read More

1 hour ago