Moneter dan Fiskal

Indeks Harga Perdagangan Besar Naik 0,20% di Mei 2023

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) secara umum nasional mengalami peningkatan sebesar 0,20% pada Mei 2023. Adapun, tingkat IHPB tahun ke tahun (Mei 2023 terhadap Mei 2022) sebesar 4,43% dan IHPB tahun kalender (Mei 2023 terhadap Desember 2022) sebesar 1,50%.

“Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada sektor pertanian 0,58%, pertambangan dan penggalian sebesar -0,10%, , dan industri 0,12% mtm,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, Senin, 5 Juni 2023.

Sedangkan, IHPB konstruksi pada Mei 2023 tercatat sebesar 0,00% secara bulanan. Adapun, tingkat IHPB kontruksi tahun ke tahun (Mei 2023 terhadap Mei 2022) sebesar 4,34% dan IHPB konstruksi tahun kalender (Mei 2023 terhadap Desember 2022) sebesar 0,01%.

“Pada Mei 2023 dua kelompok jenis bangunan mengalami peningkatan indeks inflasi dibandingkan dengan April 2023, sementara tiga kelompok lainnya mengalami penurunan,” kata Pudji.

Baca juga: BPS Catat Inflasi pada Mei 2023 Sebesar 0,09%

Pudji melanjutkan, inflasi HPB tertinggi terjadi pada kelompok bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal mengalami inflasi sebesar 0,38% mtm, dan bangunan pekerjaan umum untuk pertanian 0,10%.

Sementara, terjadi deflasi pada kelompok bangunan pekerjaan umum untuk jalan, jembatan, dan pelabuhan sebesar -0,23% mtm, bangunan lainnya -0,20% mtm, dan bangunan dan instalasi listrik, gas, air minum, dan komunikasi sebesar -0,14% mtm.

“Kelompok bahan bangunan yang mengalami perubahan harga bulanan pada Mei 2023 antara lain yang mengalami kenaikan adalah lantai2,36% dengan andil 0,08%, pasir naik sebesar 0,28% dengan andil 0,03%, dan batu fondasi bangunan 0,21% dengan andil 0,02%,” ungkap Pudji.

Sedangkan, terjadi penurunan harga, yaitu aspal sebesar -0,11%, kawat dan sejenisnya -0,03%, dan besi konstruksi bangunan -0,03%. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

2 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

7 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

8 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

8 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

8 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

8 hours ago