INDEF: Nilai Investasi Farmasi RI Masih Rendah

Jakarta– Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Berly Martawadaya menyebut, Pemerintah harus meningkatkan nilai investasi khususnya pada sektor farmasi. Hal tersebut seiring dengan masih rendahnya investasi pada bidang tersebut.

Dirinya bahkan mengungkapkan, investasi asing di sektor kimia dan farmasi tersebut telah mengalami penurunan sebesar 25% pada tahun 2018. Oleh karena itu pihaknya mendorong pemerintah untuk dapat meningkatkan angka investasi tersebut.

“Menariknya imbasnya ekspor dari industri farmasi masih sangat minim. Lagi pula menurut catatannya industri farmasi juga masih membebani dengan impor bahan baku yang mencapai 90% lebih,” kata Berly di kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Jakarta, Selasa 2 Juli 2019.

Dia menambahkan, angka investasi dalam bidang farmasi dalam negeri masih kalah saing bila dibandingkan dengan negara ASEAN lain seperti Singapura.

Menurutnya, guna meningkatkan investasi sektor farmasi, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan harus segera mereview regulasi yang tertuang pada Permenkes No 1010/MENKES/PER/XI/2008.

Sebagai informasi, BKPM sendiri mencatatkan angka investasi hingga kuartal I-2019 dalam sektor kimia dan farmasi sebesar Rp1,06 triliun pada Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) serta US$314 juta pada Penanaman Modal Asing (PMA). (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

7 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

7 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

8 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

8 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

8 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

10 hours ago