News Update

INDEF: Calon Gubernur BI Harus Berkompeten Dalam Moneter

Jakarta– Pemilihan calon Gubernur BI hingga saat ini memang masih menjadi pertanyaan besar, bagaimana tidak empat nama yang telah diterima Presiden dinilai sangat berkompeten menduduki jabatan nomor 1 Bank Indonesia tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Ekonom dan juga Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati menilai, Gubernur BI periode selanjutnya harus memahami secara detail persoalan moneter nasional.

“BI inikan menangani moneter dan makro prudensial. Maka gubernur BI syarat utama yang betul-betul memahami moneter dan makro ekonomi. Dan semestinya bukan orang bank lagi, soalnya sekarang pengaturannya sudah dipisahkan dengan OJK,” ungkap Enny setelah menghadiri diskusi Sistem Ekonomi Berkeadilan: Mengurai Kesenjangan di kantor sekretariat Pergerakan Indonesia Jakarta, Kamis 22 Febuari 2018.

Baca juga: Siapa Sosok Pengganti Agus Martowardojo?

Dirinya juga menyebut, Pemerintah dalam hal ini Presiden harus benar-benar memilih rekomendasi nama dengan melihat track record karier ekonomi khususnya moneter dari keempat nama calon Gubernur BI tersebut.

Tak hanya itu, dirinya juga mengimbau Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai pihak yang mengesahkan keputusan presiden untuk dapat transparan dan idependen sebagai lembaga legislatif.

“Kewenangan nantinya juga ada di DPR-RI, dan tentu mereka juga harus punya satu kriteria jangan lihat skala politik yang diajukan. Ini harus diperhatikan bagaimana menjamin pemimpin DPR juga independen,” tambah Enny.

Sebagai informasi, keempat nama calon Gubernur BI yang telah sampai di pihak Istana yakni Agus DW Martowardojo, Perry Warjiyo, Muhammad Chatib Basri dan Bambang Brodjonegoro. Keempat nama tersebut akan menggantikan posisi Agus DW Martowardojo yang akan habis masa jabatannya pada Mei 2018. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

16 mins ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

1 hour ago

Moody’s Pangkas Outlook Indonesia dari Stabil Jadi Negatif

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More

3 hours ago

Masjid Istiqlal Jalin Sinergi dengan Forum Pemred

Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) bersinergi dalam diskusi bertema "Peran Masjid Istiqlal di Era Transformasi Digital… Read More

3 hours ago

Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2026

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pertemuan tahunan industri jasa keuangan yang digelar rutin untuk menyampaikan… Read More

4 hours ago