“Yang pasti pertama kita minta di Batam, kedua di Ciputat, ketiga di Cikarang, yang kempat di Kudus dan yang kelima kita eksplor dulu untuk ekspansi ke kalimantan,” jelas Johny.
Selain penambahan jumlah jaringan, ia melanjutkan, upaya menggenjot kinerja juga bakal dilakukan dengan menambah portofolio merek mobil yang akan diperkuat. Selama ini, hampir seluruh portofolio kredit mobil MPM Finance mengalir ke merek Nissan dan Datsun, namun saat ini akan beralih ke multi-brand.
“Tahun ini, MPM Finance akan lebih terbuka dengan lebih banyak merek atau multi-brand agar bisa mengakses pasar yang lebih luas. Termasuk untuk merek-merek mobil asal Eropa dan negara lain,” tutur Johny.
Johny juga menargetkan penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp4,9 triliun di tahun ini. Jumlah tersebut lebih tinggi 22,5 persen dari realisasi tahun kemarin yang sebesar Rp4 triliun. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More
Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More
Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More
Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More
Poin Penting Kemenkop dan BPJS Kesehatan teken MoU untuk perluas layanan kesehatan di desa. Kopdes… Read More