Perbankan

Incar Pertumbuhan Aset 11%, BCA Syariah Sasar Industri Tekstil di Jabar

Jakarta – PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) memperluas pasar di wilayah Jawa Barat dengan membuka Kantor Cabang Pembantu Unit Layanan Syariah (KCP ULS) di Gedung BCA Kantor Cabang Pembantu (KCP) Cimahi, Jalan Cimahi 533, Kota Cimahi.

Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum mengatakan, Kehadiran BCA Syariah di Cimahi merupakan strategi perseroan untuk meningkatkan pertumbuhan dana murah dan memperluas akses layanan perbankan syariah di wilayah Jawa Barat.

“Kehadiran BCA Syariah di Cimahi merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kinerja berkelanjutan melalui pertumbuhan organik,” ungkap Yuli dikutip Jumat, 14 April 2023.

Beroperasinya BCA Syariah KCP ULS Cimahi ini menambah jumlah kantor cabang BCA Syariah menjadi 74 kantor cabang di seluruh Indoensia, termasuk di dalamnya 4 kantor cabang yang saat ini ada di wilayah Bandung dan sekitarnya.

Yuli juga mengungkapkan, BCA Syariah melihat potensi pengembangan bisnis di Kota Cimahi yang dikenal dengan kawasan industri tekstil. “Kehadiran BCA Syariah kami harap dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan perekonomian Kota Cimahi,” kata Yuli.

Pada triwulan I 2023, aset BCA Syariah tumbuh sebesar 16,3% secara tahunan (Year on Year/YoY) atau tercatat sebesar Rp12,5 triliun.

Pertumbuhan aset BCA Syariah didukung peningkatan DPK yang tercatat sebesar 20% YoY sebesar Rp9,2 triliun dengan komposisi dana murah mencapai 38,1%.

“Kami menargetkan pertumbuhan aset di kisaran 9-11% di akhir tahun 2023,” ungkap Yuli.

Ke depan, BCA Syariah akan tetap fokus untuk meningkatkan perolehan dana murah dengan strategi peningkatan kapabilitas IT dan pengembangan delivery channel serta penyaluran pembiayaan yang ekspansif dan terukur dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. (*) Dicky F.

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

9 mins ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

20 mins ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

46 mins ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook Indonesia dari Stabil Jadi Negatif

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More

3 hours ago